Kadisnakertrans Sumut : Perusahaan harus taati UU Ketenagakerjaan dan Jamsostek

Posted: Februari 4, 2013 in Bisnis dan Ekonomi

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Prov.Sumatera Utara Drs Bukit Tambunan MAP dan Kepala Kantor Wilayah I PT Jamsostek (Persero) IGN Suartika serta Pimpinan PT Karet Deli, foto bersama selepas acara “Kebijakan Disnakertrans Bidang Ketenagakerjaan” Jl. Komodor Laut Yos Sudarso Km 8.3, Medan, kamis (31/1)  .

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Prov.Sumatera Utara Drs Bukit Tambunan MAP dan Kepala Kantor Wilayah I PT Jamsostek (Persero) IGN Suartika serta Pimpinan PT Karet Deli, foto bersama selepas acara “Kebijakan Disnakertrans Bidang Ketenagakerjaan” Jl. Komodor Laut Yos Sudarso Km 8.3, Medan, kamis (31/1) .

Medan-Sumut-Tim Gabungan Koordinasi Fungsional (KF) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumut dan PT Jamsostek (Persero) Kanwil I “jemput bola” ke perusahaan-perusahaan di Sumut. Hal itu terkait pelaksanaan UU Nomor 13/2003 tentang Ketenagakerjaan dan Undang-Undang Nomor 3/1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek).

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumatera Utara Drs Bukit Tambunan MAP, kamis (31/1) saat meninjau PT. Industri Karet Deli. Jl. Komodor
Laut Yos Sudarso Km 8.3, Medan , dalam sosialisasi “Kebijakan Disnakertrans Bidang Ketenagakerjaan,” menegaskan pihaknya sengaja turun ke lapangan untuk “jemput bola” dan menyahuti tuntutan aksi unjuk rasa ribuan buruh pada akhir tahun 2012 lalu yang menuntut sejumlah hak normatif buruh.

Menurut Bukit Tambunan, hubungan industrial yang harmonis antara pekerja dan pengusaha yang baik akan menciptakan proses produksi yang baik di kawasan-kawasan industri. Pengusaha dan pekerja/buruh yang diwakili serikat pekerja dapat melakukan pembicaraan secara bipartit agar tuntutan para buruh bisa diakomodir baik oleh para pengusaha dan keinginan pengusaha juga dapat dipahami oleh buruh sehingga menghasilkan solusi yang tepat.

Pelaksanaan UMP dan UMK, Pelaksanaan K3, Outsorcing, jamsostek, ketentuan PHK, Pesangon, dan hak hak buruh lainnya, ungkap Bukit Tambunan, menjadi perhatian utama Disnakertrans Sumut di tahun 2013 ini.

“Ya, kita akan keliling terus. Akan dipantau terus pelaksanaanya, Mari sama sama ciptakan iklim hubungan industrial yang kondusif. Mari kita buat Sumut yang terbaik, ” tegas Drs Bukit Tambunan MAP selepas acara didampingi Kabid Pengawasan Fransisco Bangun dan sejumlah staf. “Buruh harus sejahtera dan pengusaha pun harus untung,” ungkapnya lagi.

Dikesempatan itu, Drs Bukit Tambunan MAP mengungkapkan pihaknya sengaja mengunjungi PT. Industri Karet Deli pada kesempatan pertama, karena dinilai berhasil melaksanakan peraturan ketenagakerjaan seperti penerapan UMK, pelaksanaan jamsostek dan kesejahteraan buruh lainya termasuk memberikan fasilitas perumahan bantuan PUMP Jamsostek kepada pekerjanya sehingga dapat dijadikan percontohan.

Ia pun meminta agar manajemen PT Karet Deli dapat menfasilitasi kegiatan siraman rohani rutin kepada kalangan buruh dari berbagai lintas agama, untuk menciptakan ketenangan, kedamaian dan kegairahan dalam bekerja. “Saya berharap PT Karet Deli jadi percontohan nasional nantinya,” tutup Bukit Tambunan.

Program Jamsostek
Sementara itu Kepala Kantor Wilayah I PT Jamsostek (Persero) I Gusti Ngurah Suartika didampingi Kepala Jamsostek Medan II (Belawan) Panji Wibisana SH, Kepala Bagian Operasional Jamsostek Kanwil I Asran Pane , Kabid TI Sanco Manullang ST MT, Kabid Pemasaran Nurmansyah menjelaskan manfaat mengikuti program jamsostek, hak dan kewajiban menjadi peserta dan persiapan Jamsostek menghadapi BPJS Ketenagakerjaan 2014.

Angka kecelakaan kerja di Sumatera Utara hingga saat ini rata-rata 23 kasus tiap hari. “Kami menghimbau seluruh pihak untuk bersama sama menekan angka kecelakaan kerja ini dengan memperhatikan K3,” ungkap Ngurah Suartika terkait pelaksanaan K3 di Karet Deli, dimana tahun 2012 tercatat 94 kasus dengan klaim senilai Rp 401 Juta.

Kakanwil Jamsostek pada kesempatan itu menyerahkan daftar saldo jaminan hari tua karyawan PT Karet Deli secara simbolis. Pengembangan Saldo Jaminan Hari Tua (SJHT) tahun 2012, tutur Kakanwil sebesar 9,10 persen. Penyerahan SJHT ini merupakan bukti transparansi PT Jamsostek (Persero) kepada peserta terkait Jaminan Hari Tua yang tiap tahunnya dikembangkan.

PT Karet Deli sendiri telah menjadi peserta jamsostek sejak 1978 dan hingga kini, seluruh pekerjanya berkisar 3000 an telah terdaftar sebagai peserta jamsostek. (*)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s