KOMITE PUSAT LIGA MAHASISWA NASDEM SOLIDARITAS DIAN 21

Posted: Mei 12, 2013 in Politik dan Pemerintahan

Dian Triska, bacaleg dari Partai NasDem dengan nomor urut 1 dapil IV Riau dicoret namanya oleh KPUD Riau karena dianggap tidak lolos persyaratan administratif usia minimum bacaleg. Pengusungan caleg dari kalangan pemuda dan mahasiswa ini merupakan hal yang diperjuangkan oleh Partai NasDem, “Partai NasDem adalah satu-satunya partai politik yang mengusung caleg mahasiswa, melalui organisasi kemahasiswaan Liga Mahasiswa NasDem,” tegas Willy Aditya, Ketua Umum Liga Mahasiswa NasDem, Sabtu (11/05).

Pencoretan nama bacaleg muda hanya dikarenakan tidak memenuhi persyaratan usia minimum dari KPU merupakan pelanggaran terhadap UUD 1945 sebagai dasar konstitusi, karena UUD Pasal 27 ayat (1) menentukan bahwa setiap warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya. Konstitusi negara menjamin persamaan kesempatan dan tidak membatasi hak politik warga negara untuk memilih dan dipilih dalam pemilu.

Liga Mahasiswa NasDem menilai KPU telah gagal dalam memberikan penjelasan yuridis tentang batasan usia minimum caleg, apakah usia minimum berlaku dalam proses Daftar Caleg Sementara (DCS) atau Daftar Caleg Tetap (DCT). Proses pencoretan nama Dian Triska, dan nama-nama caleg yang dianggap di bawah umur oleh KPU juga dinilai tidak transparan. Dengan pencoretan nama bacaleg dari kalangan muda, maka KPU dianggap telah membatasi partisipasi pemuda dan mahasiswa untuk berkiprah di politik.

“Padahal di belahan dunia lain, di Jerman mereka memiliki Susanne Graf dari Pirate Political Party yang menjadi anggota parlemen termuda di Berlin pada usia 19 tahun. Bahkan di negara konflik seperti Palestina, mereka memiliki walikota perempuan termuda di dunia, Bashaer Othman, walikota Aller di usia 16 tahun. Apalagi Indonesia yang saat ini telah memiliki demokrasi yang matang,” pungkas Willy Aditya. Sehingga menurutnya, pembatasan kalangan muda untuk berkiprah di politik adalah tindakan semena-mena.

Fenomena bacaleg muda dari Partai NasDem sebagai partai baru peserta pemilu yang juga terjadi di partai-partai lain, dan belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah pemilu demokratis Indonesia. Pernyataan ini dilontarkan langsung oleh Ketua KPUD Sleman (www.metrotvnews.com 07/05). Hal ini merupakan indikator mulai tumbuhnya kesadaran pemuda dan mahasiswa untuk ikut serta berkiprah membangun negara dan mewujudkan pemerintahan yang bersih serta membangun tradisi politik baru di perpolitikan Indonesia.

Maka, Liga Mahasiswa NasDem menuntut kepada KPU untuk membuka kesempatan selebar-lebarnya untuk caleg dari kalangan muda. KPU juga dituntut untuk melakukan verifikasi yang transparan terhadap bacaleg. Sehingga proses yang dilakukan oleh KPU sebagai penyelenggara pemilu dapat menjamin sepenuhnya hak politik warga negara yang dijamin oleh konstitusi untuk dapat memilih dan dipilih.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s