AirAsia & AirAsia X Berjaya Di Skytrax World Airline Awards 2013

Posted: Juni 22, 2013 in Bisnis dan Ekonomi

Foto 3PARIS, 18 Juni 2013 – Grup AirAsia berhasil meraih dua gelar di The SkyTrax World Airline Awards 2013, ajang penghargaan paling bergengsi bagi dunia penerbangan global. Pada ajang yang digelar di Paris, 18 Juni 2013, AirAsia meraih kembali gelar The World’s Best Low Cost Airline dan Asia’s Best Low Cost Airline untuk kali kelima berturut-turut.

AirAsia pertama kali meraih kedua gelar itu itu pada 2009, dan hingga kini berhasil mempertahankan predikat sebagai yang terbaik di seluruh dunia.

Sementara itu, AirAsia X yang merupakan salah satu afiliasi di Grup AirAsia, juga membawa pulang gelar The World’s Low Cost Airline – Premium Class dan The World’s Best Low Cost Airline – Premium Class Seat.

AirAsia X adalah maskapai yang khusus mengoperasikan pesawat berbadan lebar atau wide body Airbus A330 untuk rute-rute jarak jauh.

Adapun The Skytrax World Airline Awards adalah tolok ukur industri penerbangan global. Penghargaan pada pergelaran ini diberikan berdasarkan survei panjang yang dilakukan selama hampir 10 bulan dan melibatkan lebih dari 200 maskapai penerbangan berskala besar dan kecil di lebih dari 160 negara.

Terdapat banyak variabel penilaian untuk merangkai peringkat standar kualitas operasi sebuah maskapai dalam penghargaan ini. Termasuk di dalamnya menjangkau hampir 40 aspek area produk dan jasa yang ditawarkan oleh sebuah maskapai penerbangan.

Dato’ Kamarudin Meranun, Deputy Group Chief Executive Officer AirAsia Group yang juga mendirikan dan menjadi salah satu direktur AirAsia X beserta Dato’ Aziz Bakar, Presiden AirAsia Berhad hadir di malam penganugerahaan yang berlangsung dalam rangkaian Paris Air Show 2013.

Tan Sri Tony Fernandes, Group Chief Executive Office Grup AirAsia berkomentar, “Kami memulainya kurang lebih 11 tahun yang lalu dengan hutang RM 40 Juta dan kami sekarang memiliki market value RM 9 Milyar di bursa. Kami telah menerbangkan 190 Juta orang sampai hari ini dan sebentar lagi akan membawa terbang tamu ke 200 Juta. Merupakan kehormatan mendapatkan penghargaan ini dan jadi yang terbaik di dunia dan Asia untuk kali kelima berturut-turut. Kami menghaturkan rasa terima kasih kepada penumpang yang telah memilih terbang bersama AirAsia untuk dukungannya selama ini. Tentu saja, perjalanan kami tidak akan berhenti di sini. Kami akan membawa lebih banyak pengalaman menyenangkan di dunia penerbangan yang tetap membuat penerbangan menjadi milik siapapun di dunia ini, pada tahun-tahun mendatang.”

Tony menambahkan, “Kali ini rasanya sedikit berbeda karena kami mendapatkan penghargaan lain sebagai The World’s Best Low Cost Airline in Premium Class dan Premium Class Seat Awards untuk AirAsia X. Ini merupakan hasil dari kerja keras untuk terus berinovasi menghadirkan pengalaman terbang yang makin nyaman dari hari ke hari. Kami selalu berusaha untuk menambah kualitas layanan dan menghadirkan pengalaman papan atas berkelas dunia dalam setiap perjalanan tamu kami.

AirAsia didirikan pada Desember 2001 dengan misi sederhana untuk membuat siapapun bisa terbang, melakukan perjalanan dengan pesawat, di kawasan Asia Tenggara. Sejak hari pertama, berkat kontrol operasi yang cermat, AirAsia berhasil mencetak keuntungan sebagai sebuah low cost carrier. Sebagai pionir di Asia, AirAsia mengubah cara berpergian dan membawa revolusi dalam industri penerbangan. Revolusi ini menghadirkan efek domino untuk industri penerbangan di mana setelahnya low cost carrier tumbuh pesat di seantero Asia.

Saat ini, Group AirAsia memiliki unit operasi di Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina dan Jepang. Secara total, AirAsia mengoperasikan penerbangan yang mengkoneksikan 85 tujuan perjalanan di 21 negara. Sementara AirAsia India, afiliasi terbaru, sedang dipersiapkan untuk diluncurkan melengkapi unit operasi yang terlebih dulu berdiri.

Selama lebih dari 1 dekade, AirAsia berhasil menancapkan kuku sebagai market leader dan agen inovasi yang terus menerus menghadirkan hal baru di dunia penerbangan. Dengan dukungan teknologi, pengalaman terbang bersama AirAsia terasa makin lengkap dari hari ke hari. Beberapa di antaranya adalah kehadiran aplikasi mobile yang membuat tamu dengan mudah membeli tiket AirAsia di manapun mereka berada, travel guide yang memberikan inspirasi secara reguler untuk menentukan tujuan terbang berikutnya serta pilihan untuk self check-in lewat situs http://www.airasia.com dan kiosk check-in di bandara. Dan tentu saja, akan banyak hal menarik lainnya yang sedang dipersiapkan ke depannya.

Situs http://www.airasia.com, misalnya, merupakan salah satu situs yang paling sering dikunjungi di Asia Tenggara dengan lebih dari 100 Juta kunjungan dan lebih dari 11 Juta pengunjung dalam sebulan. Statistiknya pun terus meningkat dari waktu ke waktu.

Ranah social media pun punya cerita. Dengan basis lebih dari 3.7 Juta fans di beberapa platform seperti Twitter, Facebook, Sina Weibo (Cina), Instagram, Pinterest, Youtube dan blog yang beroperasi di beberapa negara, AirAsia menghadirkan pengalaman interaksi dengan tamu sekaligus memberikan rasa lokal di masing-masing pasar.

Dari segi pesawat, keenam maskapai di dalam AirAsia Group –Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, Jepang dan AirAsia X— mengoperasikan pesawat berusia dengan rata-rata usia 3 tahun. Rata-rata usia pesawat di AirAsia Group merupakan yang paling muda di dunia. Pada tahun-tahun mendatang, AirAsia menanti kehadiran 475 pesawat Airbus A320 yang pengirimannya dari pabrik Airbus di Toulouse, Perancis, akan berlangsung hingga 2026.

Sementara itu, AirAsia X mengoperasikan pesawat Airbus A330 yang mampu menjelajah ke banyak tujuan jarak jauh –di atas lima jam— yang membawa pengalaman terbang jauh menjadi lebih punya warna. AirAsia X juga merupakan long haul low cost carrier pertama di dunia yang memperkenalkan kelas Premium Flatbed yang lebih dikenal luas sebagai business class dengan spesifikasi kursi yang membuat tamu mampu merebahkan badan sepanjang perjalanan yang panjang.

***SELESAI***

Tentang AirAsia Group
AirAsia, pionir low cost carrier di Asia melayani penerbangan di lebih dari 85 tujuan di 21 negara. Dalam 11 tahun, AirAsia Group menerbangkan lebih dari 190 Juta penumpang dan berkembang dari 2 pesawat menjadi 123 pesawat. Saat ini AirAsia Group bangga menjadi ASEAN Airline yang sebenarnya dengan basis operasi di Indonesia, Malaysia, Thailand dan Filipina. Juga bergabung di dalam AirAsia Group adalah AirAsia Japan yang berbasis di Jepang. Jangkauan jaringan AirAsia Group tersebar dari Australia sampai ke India dan Jepang. AirAsia Group meraih gelar The World’s Best Low Cost Airline lima kali berturut-turut di tahun 2009, 2010, 2011, 2012 dan 2013.

Tentang AirAsia X
AirAsia X adalah unit bisnis long haul di dalam AirAsia Group. AirAsia X saat ini melayani penerbangan jarak jauh dengan di 14 rute di Cina (Beijing, Hangzhou, Chengdu, Shanghai), Australia (Perth, Sydney, Melbourne, Goldcoast), Taiwan (Taipei), Korea Selatan (Seoul, Busan), Jepang (Tokyo, Osaka) Nepal (Kathmandu) dan Timur Tengah (Jeddah). AirAsia X diperkuat oleh 10 armada Airbus A330-300 dengan 12 Premium Flatbed Seats dan 365 kursi kelas ekonomi. Maskapai ini telah menerabangkan lebih dari 9 Juta penumpang sejak mulai beroperasi di tahun 2007. Visi AirAsia X adalah memperkuat posisi sebagai market leader di kelas low cost carrier dan menciptakan jaringan yang luas lintas negara di seluruh jaringan AirAsia Group.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s