SERAMBI Jazz: R&R Duo

Posted: Juni 23, 2013 in Life Style dan Hiburan

Serambi_Jazz_DuoR&R_E_Flyer_480x220pxUntuk pertama kalinya Goethe Institut menyelenggarakan konser Jazz dalam rangka program SERAMBI Jazz di Surabaya. Duo R&R yang akan tampil di Vista Jazz Bake and Bistro, merupakan proyek terbaru Riza Arshad dan Robert Mulyarahardja.

Riza dan Robert sudah lama berteman dekat serta keduanya saling berbagi minat dan kegemaran dalam bermain musik jazz. Mereka sudah bermain dalam berbagai format. ”Target utama kami”, kata Riza Arshad,

”adalah menciptakan suasana yang mampu menggerakkan dan menginspirasi pendengar, terutama para generasi muda. Kami ingin memberi mereka petunjuk bagaimana cara menciptakan sebuah dialog dalam musik. Dan tantangan terbesar dari semua itu adalah bagaimana kami – sebagai individu – mendidik diri kami sendiri untuk belajar menghormati, menghargai dan memahami satu sama lain melalui pertunjukan musik.”

Riza Arshad merupakan salah satu musisi jazz Indonesia paling penting sebagai penyambung antara musik tradisional dengan musik jazz: Melalui proyek bernama “simakDialog”, dia mengganti instrumen drum dengan instrumen tradisional Sunda, ”Kendang”, dan menggunakan bahan-bahan logam sebagai bagian dari perkusi.

Enam album telah berhasil dirilis oleh proyek ”simakDialog” selama 2 dekade terakhir dan mendapat penghargaan dari para kritikus serta musisi jazz seluruh dunia. Bekerja sama dengan konduktor orkestra Aksan Sjuman, Riza membentuk sebuah grup funk ”#3scapes”, yang kemudian lebih dikenal dengan nama Trioscapes.

Selain berprofesi sebagai musisi, Riza saat ini juga bekerja sebagai kurator program Serambi Jazz yang diluncurkan oleh Goethe Institut Jakarta pada tahun 2009, dan Jazz Aula Barat ITB. Secara konsisten, dia terus memberi masukan dan dukungan kepada para musisi jazz muda untuk mengembangkan diri mereka dengan mengajaknya bermain sepanggung. Riza Arshad berpendapat: ”Bagi saya, musik jazz adalah sebuah budaya dengan berbagai macam isi yang benar-benar harus kita pahami. Otak saya menciptakan musik jazz dalam ranah yang luas”.

Robert Mulyarahard ja adalah seorang gitaris jazz dan dosen yang tinggal di Jakarta. Pada tahun 2008, dia berhasil lulus bergelar Performance dari Sekolah Musik Berklee. Setelah kembali ke Indonesia, Robert ikut andil dalam mendirikan ”The Shadow Puppets Quartet”, sebuah proyek kerjasama yang berhasil merilis dua album dan tak terhitung lagi tampil dalam berbagai panggung dan festival di seluruh tanah air.

Dia juga pernah berkolaborasi dengan berbagai musisi dan grup seperti: Joe Lovano di Boston (2008) dan orkestra The Charlie Haden Liberation pada Festival Musik Mosaic (2011) di Singapura. Robert Mulyarahardja juga merupakan anggota aktif dari The Singapore based Orchestral Paradigm, Kwintet Bubi Chen dan seorang partner duet dengan Riza Arshad. Saat ini Robert adalah Ketua Jurusan Seni Pertunjukan di Institut Musik indonesia serta menjadi pengajar dalam kuliah Theory dan Ensemble di Universitas Pelita Harapan.

Tiket gratis, pendaftaran di info@wisma-jerman.or.id.

Goethe-Institut di Facebook

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s