AIRASIA X TETAPKAN HARGA SAHAM INSTITUSIONAL

Posted: Juli 3, 2013 in Bisnis dan Ekonomi

• Saham akan dijual seharga RM 1,25 per lembar
• Permintaan tinggi dari Investor Malaysia dan Asing

KUALA LUMPUR, 24 JUNI 2013 – Sehubungan dengan rencana penawaran saham perdana (“IPO”) perdana sebanyak 790.123.500 lembar saham biasa dan pencatatan di Sekuritas Bursa Malaysia, AIRASIA X BERHAD (“AirAsia X” atau “Perusahaan”), maskapai penerbangan jarak jauh berbiaya rendah terdepan(1) asal Malaysia dengan bangga mengumumkan penetapan harga saham IPO, yang telah menarik banyak permintaan dari investor asal Malaysia dan asing.

Harga porsi saham (tranche) ritel dan institusi (kelembagaan) telah ditetapkan seharga RM 1,25 per lembar saham. Berdasarkan perhitungan pembagian modal perusahaan dengan penetapan harga sebesar RM 1,25 per lembar saham, kapitalisasi pasar AirAsia X akan mencapai kurang lebih RM 3 miliar (atau sekitar US$ 926 juta).

Sorotan Penawaran:

• Penawaran Saham Perdana (IPO) terdiri atas 790.123.500 saham biasa, atau sebesar 33% dari modal AirAsia X, dimana 25% merupakan saham utama yang ditawarkan oleh perusahaan dan 8% merupakan saham sekunder yang ditawarkan oleh pemegang saham perusahaan untuk meningkatkan modal perusahaan.

• Jumlah dana yang akan terkumpul melalui penawaran saham perdana ini diperkirakan akan mencapai RM 987,7 juta (atau sekitar US$ 308,6 juta), dimana dana yang akan diterima oleh Perusahaan diperkirakan mencapai RM 740,7 juta (atau sekitar US$ 231,5 juta).

• Jumlah permintaan untuk tahap penjualan porsi saham (tranche) institusional (kelembagaan) mencapai 10 kali lebih besar dari ketersediaan saham dasar yang ditujukan bagi investor institusional (kelembagaan) (2). Jumlah pemesanan saham telah meningkat berkali-kali lipat untuk keseluruhan tingkat harga penjualan.

• Hasil dari proses penjaminan emisi (bookbuilding) telah menunjukkan sebuah permintaan yang tinggi dari investor domestik maupun investor internasional, termasuk diantaranya adalah beberapa institusi keuangan dunia.

Tan Sri Rafidah Aziz, Independent Non-Executive Chairman AirAsia X mengatakan:

“Saya sungguh senang saat mengetahui respon yang sangat luar biasa positif dari investor baik di Malaysia maupun di luar negeri. Hal tersebut menjadikan sebuah bukti kepercayaan investor terhadap kinerja dan kemampuan manajemen perusahaan kami.”

“Setelah menimbang setiap faktor yang berkaitan dengan penetapan harga saham, kami telah memutuskan untuk menjual saham pada kisaran harga rendah dan menengah guna memberikan keuntungan bagi investor. Dengan jumlah pemesanan saham mencapai 5 kali lipat lebih besar dari ambang batas penjualan, dan kami mampu menetapkan harga perdana sebesar RM 1,45 per saham. Kami telah memiliki basis investor kelembagaan yang kuat, termasuk diantaranya adalah lembaga keuangan terbesar dunia, dan melalui penawaran manfaat perdana (inaugural benefit), kami yakin pencatatan saham ini akan berhasil. Kami berterima kasih atas dukungan dari seluruh investor, kami pun berharap untuk dapat terus bekerjasama dengan mereka”

Tan Sri Tony Fernandes, AirAsia X Co-Founder and Non-Independent Non-Executive Director menambahkan:

“Kami telah bertemu langsung dengan lebih dari 3,000 investor ritel di Kuala Lumpur, Kota Kinabalu, Kuching, Johor Bahru, Penang, dan Ipoh. Permintaan saham pada harga RM 1,45 per saham pun melonjak. Kami memiliki pesanan lebih dari 2 miliar lembar saham di harga penjualan RM 1,45 per saham dan kami hanya menawarkan 396* juta lembar saham selama proses penjaminan emisi. Kami ingin melihat keuntungan yang akan didapatkan oleh investor ritel dari penawaran saham perdana ini, oleh karena itukami memberikan harga sebesar RM 1,25 per saham. Keberhasilan AirAsia X senantiasa tidak lepas dari dukungan investor kami dan kami ingin menghargai mereka.”

(* Jumlah dasar porsi saham Institusional dan jumlah saham yang dijual terdapat di bawah opsi penjatahan lebih (Green Shoe / Over Allotment)

Azran Osman-Rani, Chief Executive Officer AirAsia X mengatakan:

“Kami memiliki tim manajemen dan karyawan yang berdedikasi tinggi dalam memberikan layanan terbaik bagi pelanggan kami. Bersama dengan jajaran Direksi kami yang dinamis, kami berkomitmen untuk terus memperkuat posisi kami di kawasan Asia Pasifik. Seiring dengan rencana peningkatan destinasi kami di masa mendatang, kami ingin mengajak investor kami untuk tumbuh bersama kami.”

AirAsia X dijadwalkan akan melakukan pencatatan saham perdana di Sekuritas Bursa Malaysia pada tanggal 10 Juli 2013.

CIMB Investment Bank (“CIMB”) telah ditunjuk sebagai penasihat IPO resmi perusahaan.

CIMB, Credit Suisse (Singapore) Limited (“Credit Suisse”), dan Maybank Investment Bank Berhad (“Maybank IB”) bertindak selaku koordinator dalam penawaran saham institusional.

Berbagai lembaga bank dan sekuritas seperti Barclays Bank PLC, BNP Paribas (Cabang Singapura), CIMB, Citigroup Global Markets Limited, CLSA Singapore, Credit Suisse Credit Suisse Securities (Malaysia), Maybank IB, Morgan Stanley & Co. International, dan The Hong Kong and Shanghai Banking Corporation Limited (HSBC) Cabang Singapura telah ditunjuk selaku joint bookrunners dalam penawaran saham institusional.

CIMB, Kenanga Investment Bank (“Kenanga IB”), Maybank IB dan RHB Investment Bank (“RHB”) pun telah ditunjuk sebagai penjamin emisi utama (joint managing underwriters) sekaligus penjamin emisi (joint underwriters) untuk penawaran saham ritel.

AFFIN Investment Bank dan MIDF Amanah Investment Bank juga ditunjuk sebagai penjamin emisi (joint underwriters) penawaran saham ritel.

Kenanga Investment Bank dan RHB ditunjuk sebagai Co-lead Manager dalam penawaran porsi saham institusional (kelembagaan) di Malaysia.

Catatan:

(1) Sesuai dengan perbandingan biaya setiap kursi yang tersedia tiap kilometer (CASK) dan CASK (diluar beban bahan bakar) yang dikeluarkan dengan top 10 maskapai full-service ternama (FSCs) dan LCC yang berdasarkan oleh pendapatan operasi di kawasan Asia Pasifik dan rata – rata 10 maskapai full-service dan LCC yang didasari oleh pendapatan operasi di kawasan Eropa dan Amerika Utara, dimana CASK dan CASK (diluar bahan bakar) AirAsia X senilai US¢ 3,74 dan US¢ 1,90 untuk tahun 2012 dimana keduanya menunjukkan CASK yang lebih rendah 67,3% dan CASK (diluar bahan bakar) yang lebih rendah 75,3% dibandingkan dengan rata – rata CASK dan CASK (diluar bahan bakar) dari 10 maskapai full-service ternama di kawasan Asia Pasifik (berdasarkan peringkat pendapatan operasi) yang ditunjukkan melalui perolehan angka tersebut. (Sumber: Independent Market Research Report yang dikeluarkan oleh Strategic Airport Planning Ltd. Tertanggal 22 Mei 2013 (“S-A-P Report”)

(2) Dengan jumlah sebesar 277,3 juta lembar saham tersedia untuk Institusi dan investor asal Malaysia terpilih serta institusi dan investor asing terpilih (“Tranche Institusi Dasar”)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s