Pusat Penelitian Dunia MIT, Abdul Latif Jameel Poverty Lab membuka kantor di Jakarta

Posted: Juli 3, 2013 in Pendidikan

J-PAL memerangi kemiskinan dengan bukti di Asia Tenggara

Jakarta, 25 Juni 2013 – Pusat penelitian dunia, the Abdul Latif Jameel Poverty Action Lab (J-PAL) secara resmi membuka kantor untuk kawasan Asia Tenggara hari ini dengan misi menurunkan angka kemiskinan di kawasan dengan menerjemahkan hasil penelitian menjadi tindakan nyata. Presiden Bambang Yudhoyono menyampaikan pidatonya pada acara pembukaan yang dihadiri oleh lebih dari 300 peneliti internasional dan lokal, pejabat pemerintah dan lembaga-lembaga multilateral.

Acara peluncuran ini diikuti dengan sambutan oleh Prof. Dr. Ir. Muhammad Anis – Rektor Universitas Indonesia, dan Direktur J-PAL Abhijit V. Banarjee yang bekerja sama dengan Presiden Yudhoyono pada Panel Tingkat Tinggi Sekjen PBB untuk agenda pembangunan pasca 2015.

J-PAL adalah perintis jaringan penelitian internasional yang mengkaji efektifitas implementasi program-program pembangunan, mana yang tidak berhasil dan mengapa. Didirikan pada 2003 dan berpusat di Massachusetts Institute of Technology (MIT), J-PAL dikenal sebagai sebuah jaringan yang merintis penggunaan Uji Acak Terkendali (Randomized Control Trials) untuk menguji keberhasilan program-program anti kemiskinan. Jaringan J-PAL yang terdiri dari 80 guru besar telah menciptakan lebih dari 350 evaluasi uji acak di 52 negara yang menjangkau lebih dari 63 juta orang melalui kebijakan-kebijakan yang dinyatakan efektif melalui kajian-kajian J-PAL.

Sejak 2007, J-PAL bermitra dengan Pemerintah Indonesia serta peneliti lokal untuk mengevaluasi keberhasilan dan menguji program-program penurunan kemiskinan di Indonesia. Evaluasi ini telah membantu Pemerintah Indonesia untuk memastikan agar program pendidikan, kesehatan dan program perlindungan sosial berdampak pada masyarakat Indonesia yang paling membutuhkan.

“Kami senang dapat memperluas kemitraan kami dengan pembuat kebijakan di Asia Tenggara untuk lebih mengetahui program-program pembangunan mana yang benar-benar efektif, serta menggunakan temuan penelitian untuk meningkatkan upaya penanggulangan kemiskinan di kawasan,” ungkap Direktur J-PAL Abhijit V. Banerjee. Kantor J-PAL untuk kawasan Asia Tenggara ini akan menjadi kantor regional ke-lima, dengan kantor-kantor lain yang berlokasi di universitas-universitas ternama di Chili, Perancis, India, dan Afrika Selatan.

J-PAL Asia Tenggara berpusat di Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat – Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LPEM-FEUI).

Prof. Muhammad Anis, Rektor Universitas Indonesia mengatakan, “Kami bangga bahwa J-PAL Asia Tenggara membuka kantornya di LPEM-FEUI. Saya percaya bahwa kolaborasi antara J-PAL dan LPEM-FEUI mampu meningkatkan penelitian dan tindakan-tindakan untuk menanggulangi kemiskinan, khususnya di Indonesia. Universitas Indonesia akan terus berusaha menjadi universitas penelitian terkemuka, dan menjadi salah satu perguruan tinggi terhebat di dunia. Kemitraan kami dengan J-PAL sejalan dengan visi kami untuk menjadi universitas kelas dunia.”

Australia, melalui AusAID, menyediakan A$5,6 juta selama empat tahun kepada J-PAL untuk mendirikan kantor kawasan Asia Tenggara ini yang akan mendukung peneliti untuk menghasilkan lebih banyak temuan-temuan program anti kemiskinan. J-PAL Asia Tenggara juga akan meningkatkan kapasitas peneliti dan perumus kebijakan lokal untuk mengevaluasi keberhasilan dari upaya-upaya penanggulangan kemiskinan.

J-PAL menyelenggarakan konferensi yang membahas tentang kebijakan dan penelitian di Universitas Indonesia besok, dimana akademisi, lembaga-lembaga donor dan peneliti akan merumuskan prioritas penelitian dan kebijakan yang akan dilakukan.

###

Tentang J-PAL dan LPEM
The Abdul Latif Jameel Poverty Action Lab (J-PAL) didirikan pada 2003 sebagai sebuah pusat penelitian di Departemen Ekonomi Massachusetts Institute of Technology. Sejak itu, pusat ini berkembang menjadi jaringan penelitian dunia yang menggunakan uji acak terkendali untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan kebijakan penting dalam pengentasan kemiskinan. Misi J-PAL adalah untuk menurunkan kemiskinan dengan memastikan bahwa kebijakan dibuat dengan menggunakan bukti ilmiah, dan penelitian diwujudkan menjadi tindakan.

Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM-FEUI) adalah institusi pelatihan di bawah Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia yang dikenal sebagai institusi yang aktif terlibat dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Sejak didirikannya pada 1953, kegiatan utama institusi ini adalah mengadakan penelitian dan pelatihan terhadap masalah-masalah pembangunan bagi kepentingan masyarakat Indonesia.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s