wanSentra Logistik Sukses Memboyong 100 Lokomotif dari AS ke Yogyakarta

Posted: Desember 12, 2013 in Bisnis dan Ekonomi

– Proses pengiriman ditangani perusahaan Indonesia.
– Bagian dari proses revitalisasi perkeretaapian nasional.
– Dari Tanjung Priok ke Yogyakarta diangkut lewat jalan raya.

JAKARTA, 5 Desember 2013 – Selasa (3/12) malam, 7 unit lokomotif buatan General Electrics (GE), Amerika Serikat, tiba di pelabuhan Tanjungpriok, Jakarta dengan menggunakan kapal MV Rickmers Tokyo – voyage no. 354. Itu adalah pengiriman tahap akhir dari 100 unit jenis lokomotif baru CC 206 pesanan PT Kereta Api Indonesia (KAI) selama kurun waktu 11 bulan di tahun 2013 ini.

Lokomotif yang didatangkan secara utuh dari pabriknya di Pennsylvania, AS, itu kemudian dibawa ke Yogyakarta untuk disandingkan sekaligus dirakit kembali dengan rangkaian gerbong kereta milik PT KAI lainnya untuk kemudian dapat dioperasikan sebagai angkutan penumpang maupun barang di jalur kereta api Pulau Jawa.

Diharapkan, tambahan lokomotif kereta barang ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi khususnya di sektor perdagangan dan transportasi angkutan umum.

“Kami berharap kedatangan lokomotif ini dapat mendukung kemudahan transportasi di sektor perdagangan dan angkutan umum sehingga roda ekonomi semakin maju,” kata Wahyu Jatmiko, CEO PT Sentra Logistik.

Proses pengiriman lewat jalan raya itulah yang menjadi daya tarik sekaligus tantangan tersendiri. Maklum, jalan antara Jakarta dan Yogyakarta tak seluruhnya lebar dan mulus. Apalagi diselingi tanjakan dan turunan yang beragam, sementara barang yang diangkut terbilang langka di jalan raya dan berbobot 90 ton.

Sepintas memang sulit membayangkan bagaimana sebuah lokomotif diangkut lewat jalan raya. Tapi, faktanya, PT Sentra Logistik sukses mengemban tanggung jawab itu sehingga 100 lokomotif itu tiba di tempat lebih cepat dari jadwal.

“Ini gelombang terakhir dari beberapa pengiriman. Sudah jauh lebih rapi dari pengiriman awal. Berbagai perlengkapan berat seperti crane dan multi axel kami kerahkan untuk pengangkutan ini. Kru yang terlibat pun benar-benar pilihan, termasuk sopir trailer yang mengangkutnya. Kami bersyukur proses pengangkutan ini berhasil dengan baik sekaligus membuktikan perusahaan Indonesia sudah bisa diandalkan untuk menangani pengiriman barang-barang yang super berat,” terang Wahyu Jatmiko.

Ini bukan kali pertama perusahaannya mengerjakan proyek pengangkutan barang-barang berukuran besar dan berat. PT Sentra Logistik memang dibentuk untuk mengelola heavy weight cargo dan sudah menangani pengiriman berbagai macam barang atau mesin berukuran besar dari luar negeri ke Indonesia, dari Indonesia ke luar negeri, maupun antar daerah di Indonesia.

“Namun, pengangkutan lokomotif ini memberi kesan dan kepuasan tersendiri. Proses pengapalan dari Amerika ke Tanjung Priok sama sekali tak bermasalah karena kami punya semua peralatan pendukungnya berikut kru operasional yang terlatih. Tapi, membawanya ke Yogyakarta lewat jalan raya membutuhkan perencanaan yang sangat detail dan terukur karena banyak rintangan. Juga agar tak menggangu pengguna jalan lainnya.”

Ia menambahkan seluruh lokomotif diangkut malam hari lewat jalur utara ke Yogyakarta tanpa masuk jalan tol karena pastit ak muat memasuki gardu gerbang tol. ”Rata-rata membutuhkan waktu 5 hari menempuh Jakarta – Yogyakarta. Masing-masing driver punya kisah sendiri-sendiri dalam ekspedisi ini,” jelasnya.

Rasa syukur dan kepuasan yang sama diapungkan David Hutagalung, Country Director GE Transportation. “Kami berterima kasih pada PT Sentra Logistik yang telah mendukung kelancaran proyek kami. Seratus unit lokomotif ini akan sangat membantu revitalisasi kereta api Indonesia untuk kemajuan ekonomi kita yang lebih baik,” ucapnya.

Lokomotif serial CC206 itu memang pilihan PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk memperkuat armada nasionalnya dalam pengangkutan gerbong penumpang dan khususnya gerbong barang. Produksi General Electrics itu dipilih karena dinilai memiliki fasilitas yang lebih lengkap. Selain itu, GE merupakan pemenang tender yang diikuti sejumlah perusahaan. Dan, PT KAI sendiri sudah berpengalaman bekerja sama dengan GE selama 33 tahun.

Lokomotif elektrik berbahan bakar diesel ini memiliki 2 kabin masinis di ujung muka dan belakang, mirip BB 304 XX (dual-cab). Kelebihan lainnya adalah kemampuannya melaju dalam kecepatan 64 mph atau 102,4 km/jam.

SEKILAS PT SENTRA LOGISTIK
Perusahaan ini bergerak khusus di bidang International Logistics, Project Cargo& Heavy Lift serta jasa terbarunya yaitu Rail Freight Service (angkutan menggunakan kereta), yang beroperasi nonstop 24 jam dan 7 hari serta punya jaringan di lebih dari 100 kota utama dunia. Berkantor di Jalan Raden Inten II No 80 Jakarta Timur, PT Sentra Logistik merupakan representasi dari Logistics Plus Inc., jaringan layanan logistic & transportasi terkemuka dunia yang berpusat di Erie, Pennsylvania, AS, dan memiliki klien berbagai perusahaan besar dunia.

PT Sentra Logistik adalah bagian dari SENTRA GROUP bersama PT Bralink Intertrade dan PT EP Energi. Didirikan dan sekaligus menjadi owner, oleh Wahyu Jatmiko pada 2004. Awalnya, lulusan Universitas Gajah Mada ini masuk perusahaan GE Rail pada tahun 2000 sebagai Logistics Manager. Posisi itu mempertemukan Wahyu dengan Mr. Jim Berlin yang merupakan CEO LogisticPlus Inc.dan akhirnya membentuk dan membangun PT Sentra Medika sebagai perwakilan Logistic Plus Inc di Indonesia.

Dalam kiprahnya yang baru beberapa tahun, PT Sentra Logistik sudah menangani berbagai proyek besar dari seratusan perusahaan di Indonesia, antara lain GE, PT KAI, Holcim, dan Pertamina.

SPESIFIKASI TEKNIS CC206
Engine Builder: Cooper Bessemer :Engine: 4-cycle Model FDL-8T
Bore & Stroke : 9″ X 10.5″
RPM (Maximum / Minimum) :1050 / 400
Main Generator : GE – GT601
Horsepower : 2165
Gear Ratio : 93:18
Speed : 64 mph
6-Wheel Configuration : C-C
Traction Motor Blowers : Mech. Number: 2
Weight: 196,000 lbs Traction Motors : GE 761 (Four)
Tractive Effort (starting) 59,300 lbs @ 30% Tractive Effort (continuous) : 58,300 lbs @ 21 mph
Multiple Unit Capability: Yes Dynamic Braking: Yes
Auxilary Generator: GE GY27 Alternator: GMG-146
Air Brake: Westinghouse Model: 26L
Air Compressor: Westinghouse Model: 3CDC
Quantity Built: Unknown Dates: 1976 to Present
– –
Exterior Dimensions UM22C
Total Length 52′-00″ (55′-06″)
Wheel Diameter 36″
Truck Wheel Base 11′-03.5″
Height to Hood Top 12′-01.5″
Height to Top Cab 11′-11.5″
Cab Width 9′-00″
Hood Width 8′-11″
Top of Walkway 8′-07.5″
Walkway Width 4′-00″
Center Bolster 29′-09.5″
Distance between Truck Centers 41′-01″
Leading Edge Front Truck to Front Pilot 0′-09.5″
Trailing Edge Rear Truck to Rear Pilot 0′-09.5″
Minimum Turning Radious 23 degrees
– –
Fuel Oil: 1200 Lubricating Oil: 276
Engine Cooling Water: 200 Sand Capacity: 18 cu. ft.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s