Lebih Tertarik Berinvestasi ke Komoditi Emas

Posted: Januari 24, 2014 in Balada Kehidupan

Hakim Setiawan

Hakim Setiawan

Logam mulia atau emas batangan dan emas perhiasan merupakan salah satu produk investasi yang menjanjikan bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, baik secara retail maupun korporasi jika dibandingkan dengan produk investasi lembaga finansial lainnya. Bentuk investasi ini juga banyak dilirik para investor dalam dan luar negeri.

Namun, diakui Hakim Setiawan, masih banyak masyarakat yang menganggap emas hanya jadi perhiasan belaka tanpa melihat nilai investasi di dalamnya. Tak pelak, Hakim merasa tergugah untuk menyelenggarakan edukasi atau memberikan pembelajaran yang benar kepada masyarakat tentang pentingnya investasi dalam bentuk emas serta memperluas bentuk portofolio investasi yang dilakukannya.

“Emas menjadi komoditi yang dicari orang untuk berinvestasi karena trennya naik. Meski harganya sempat anjlok, tapi harganya sekarang naik lagi. Karena itu, agar pemahaman masyarakat terhadap investasi emas lebih banyak, kami melakukan edukasi,” ujarnya.

Edukasi yang dimaksud adalah dengan memberi layanan konsultasi emas yang berkualitas, pelayanan cuci emas gratis, konsultasi investasi emas, dan bertukar pendapat mengenai tren emas ke depannya. Semua layanan itu, kata Hakim, akan diselenggarakan di bazaar emas yang diselenggarakan Pegadaian. “Itu kami selenggarakan agar masyakarat tidak hanya mengenal emas perhiasan yang selama ini dipakai, tapi juga mengenai emas lantakan,” lanjutnya.

Manajer Bisnis PT Pegadaian Kanwil XI Surabaya ini mengaku lebih tertarik berinvestasi dalam bentuk emas dibandingkan komoditi lainnya karena emas merupakan investasi yang liquid, artinya bila butuh uang saat ini emas bisa langsung dijual. “Emas itu liquid, kapanpun kita butuh uang langsung bisa dicairkan,” ujarnya.

Memang, dia tak menyangkal belum lama ini harga emas mengalami kelesuan. Ini selaras dengan penjualan emas di Pegadaian yang mencapai rata-rata 200 gram per harinya. “Karena harga waktu itu turun, anehnya justru minat masyarakat juga turun. Sekarang harga emas naik, tren pembeli juga naik,” katanya.

Selain karena liquid, Hakim beralasan berinvestasi ke emas karena emas terbukti menjadi salah satu investasi yang aman. Dia bisa menyimpannya di safe deposit box, atau bisa ditaruh di rumah. Di sisi lain, emas dalam hal ini perhiasan menjadi barang yang bisa dipakai untuk menunjang gaya hidup.

Sementara untuk peminatnya, dia menyebutkan berdasarkan survei yang pernah dilakukan, golongan investor yang mengalokasikan dananya untuk investasi emas rata-rata usia produktif antara 18 hingga 30 tahun dengan transaksi tunai sekitar 70%.

Emas yang banyak diminati mulai dari 5 gram sampai 10 gram. Sedangkan untuk ukuran 30 gram ke atas, transaksinya lebih banyak ke kredit. “Kalau yang kredit rata-rata ambilnya yang beratnya mencapai 30 gram,” ujarnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s