Ibas Ajak Masyarakat Tingkatkan Produksi Dan Konsumsi Ikan

Posted: Januari 30, 2014 in Politik dan Pemerintahan

Ibas-IkanNila-Ngawi2Sekretaris Jenderal Partai Demokrat (PD) Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang akrab disapa Ibas pada Selasa (28/1/2014) mengunjungi salah satu keramba ikan nila yang berada di Desa Mojomanis, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka meninjau pengembangan industri perikanan darat yang dikelola langsung oleh masyarakat setempat.

Setelah menyaksikan langsung proses pembudidayaan ikan nila, Ibas menyampaikan kekaguman dan apresiasinya terhadap keuletan masyarakat Desa Mojomanis yang mampu mengembangkan sektor perikanan keramba dan dikelola untuk kesejahteraanya sendiri. “Saya merasa sangat senang berada di tengah-tengah masyarakat Mojomanis yang ulet dan kreatif dalam membudidayakan ikan. Hal ini dilakukan pasti karena masyarakat disini gemar mengkonsumsi ikan,” ucapnya.

Ibas mengajak masyarakat untuk meningkatkan konsumsi ikan karena selain lebih sehat, ikan juga mengandung protein tinggi yang sangat baik untuk tubuh. “Saya harap masyarakat di seluruh tanah air gemar mengkonsumsi ikan, selain rasanya enak juga bergizi tinggi yang sangat baik untuk tubuh,” tambahnya.

Selain mengajak masyarakat untuk meningkatkan konsumsi ikan, Ibas juga menghimbau masyarakat untuk lebih giat lagi memproduksi ikan. Menurut dia, saat ini tingkat konsumsi ikan di Indonesia tercatat sebanyak 33 kilogram/tahun per kapita, dan itu bisa dipenuhi dengan produksi nasional.

“Ke depan, kebutuhan konsumsi ikan akan terus bertambah. Oleh karena itu produksinya harus terus ditingkatkan. Jika produksi ikan Indonesia pada tahun 2012 sebesar 15,9 juta ton, maka ke depan diharapkan akan terus dapat ditingkatkan,” katanya.

Ibas melanjutkan bahwa produksi ikan yang terus dilakukan akan mendukung ketahanan pangan masyarakat Indonesia. “Pembudidayaan ikan nila yang dilakukan masyarakat Mojomanis menurut saya adalah dalam konteks mendukung ketahanan pangan nasional tersebut,” tegasnya.

Di sela-sela kunjungannya itu, Ibas melakukan dialog dengan Sunarno, Kepala Desa Mojomanis. Dalam dialog itu Ibas bertanya mengapa masyarakat lebih memilih budidaya ikan nila daripada lele. Sunano menjawab karena ikan nila memiliki nilai jual yang lebih tinggi dibandingkan dengan ikan yang lain.

Mendengar jawaban tersebut, Ibas menyatakan bahwa hal ini merupakan pertanda baik karena masyarakat sudah mampu membaca potensi pasar.

Menurut Sunarno, kelompok nelayan yang ada di desanya berhasil mengembangkan budidaya ikan nila keramba berkat bantuan Pengembangan Usaha Mina Pedesaan (PUMP) Perikanan Budidaya dari Pemerintah.

Dia menambahkan, perikanan keramba ikan nila ini tergabung dalam Kelompok Keramba Muga Jaya Mina yang berjumlah 12 orang anggota. Keramba ikan nila yang ada di Mojomanis menurut Sunarno merupakan yang terbaik di Kabupaten Ngawi karena produktivitasnya yang tinggi.

Saat ditanya mengenai keuntungan pembidayaan ini, Sunarno menjawab bahwa keuntungan dari hasil penjualan ikan nila selain digunakan untuk para anggota, sisanya dipakai untuk membiayai pembangunan infrastruktur seperti penerangan dan perbaikan jalan.

Sunarno mengatakan, dengan adanya kelompok kleramba ikan nila ini, beban iuran warga untuk perbaikan infrastruktur desa menjadi lebih ringan. “Biasanya selalu ada iuran untuk perbaikan jalan yang rusak dan penerangan jalan desa. Namun setelah ada keramba ikan nila setahun yang lalu, beban iuran warga tersebut menjadi terkurangi,” pungkas Sunarno.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s