PADA KUARTAL KETIGA GRUP SIA MENCATAT LABA OPERASI SEBESAR $151 JUTA

Posted: Februari 14, 2014 in Bisnis dan Ekonomi

Kinerja Grup Finansial

Kuartal Ketiga 2013-14

Grup Singapore Airlines mencatat laba operasi sebesar $151 juta pada kuartal ketiga tahun keuangan 2013-14, meningkat sebesar $20 juta (+15.3%) dibandingkan tahun lalu.

Hasil operasi perusahaan induk Grup Singapore Airlines pada kuartal ketiga tahun keuangan 2013-14 adalah sebagai berikut:

· Laba Operasi Perusahaan Induk sebesar $130 juta (Laba pada tahun 2012 sebesar $87 juta)

· Laba Operasi SIA Engineering sebesar $25 juta (Laba pada tahun 2012 sebesar $31 juta)

· Laba Operasi SilkAir sebesar $6juta (Laba bersih pada tahun 2012 sebesar $34 juta)

· Laba Operasi SIA Cargo sebesar $1 juta (Kerugian pada tahun 2012 sebesar $29 juta)

Laba operasi Perusahaan Induk meningkat sebesar $43 juta dibanding periode yang sama tahun sebelumnya terutama dikarenakan penurunan pengeluaran sebesar 1.2%. Manajemen biaya yang ketat membantu menjaga variabel-variabel biaya tetap terawasi sehingga biaya unit penumpang menurun sebesar 2,2%.

Laba operasi SilkAir pada kuartal ketiga tahun ini lebih rendah sebesar $28 juta hal ini dikarenakan pertumbuhan jumlah angkutan penumpang berada di bawah penambahan kapasitas guna mengembangkan destinasi-destinasi baru di kawasan ini.

SIA Cargo mencatat laba operasi sebesar $1 juta selama musim puncak (peak season) pada kuartal ketiga, yang didukung oleh upaya yang berkelanjutan untuk terus menyesuaikan kapasitas dengan jumlah permintaan.

Bulan April sampai dengan Desember 2013

Selama periode sembilan bulan yang berakhir pada bulan Desember 2013, laba operasi Grup Singapore Airlines meningkat sebesar $47 juta (+17.2%) menjadi $320 juta.

Pendapatan grup naik sebesar $185 juta (+1.6%) menjadi $11,616 juta, terutama disebabkan diakuinya penyelesaian yang terkait dengan perubahan slot pengiriman pesawat [lihat Catatan 1 di bawah] dan pertumbuhan angkutan penumpang. Pengeluaran Grup Singapore Airlines meningkat terutama disebabkan oleh biaya staf yang lebih tinggi dan biaya-biaya variabel lainnya, meskipun pada laju yang lebih lambat sebesar 1.2% (+138 juta) menjadi $ 11,296 juta.

Grup Singapore Airlines membukukan laba bersih sebesar $332 juta selama periode April-Desember, yang meningkat sebesar $21 juta (+6.8%) dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh peningkatan laba operasional, pendapatan non-operasional dari penjualan pesawat dan write-backs pajak, yang secara parsial diimbangi oleh adanya kerugian dari perusahaan asosiasi tahun ini dibandingkan keuntungan yang berasal dari dari perusahaan asosiasi tahun lalu serta peningkatan hal khusus [lihat Catatan 2 di bawah].

KINERJA OPERASI KUARTAL KETIGA 2013-14

Perusahaan Induk mengangkut 4,783 juta penumpang selama tahun keuangan pada kuartal ketiga, atau meningkat sebanyak 2.1% dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan jumlah angkutan penumpang (+0.7% dalam pendapatan penumpang per kilometer) lebih tinggi daripada ekspansi kapasitas (+0.5% kursi yang tersedia per kilometer), yang menghasilkan peningkatan persentase sebesar 0.1 poin di pada tingkat isian penumpang (load factor) menjadi 79,4%.

Jumlah angkutan penumpang SilkAir tumbuh sebesar 5.2%, akan tetapi jumlah tersebut lebih kecil dibandingkan pertumbuhan kapasitas sebesar 13.1%. Oleh karena itu, persentase tingkat isian penumpang (load factor) menjadi 5,3 poin lebih rendah menjadi 70,0%.

Tingkat isian SIA Cargo turun sebesar 1,3% menjadi 63,5%, akibat penurunan angkutan kargo sebesar 3,5% (dalam tingkat isian ton per kilometer) yang melebihi pengurangan kapasitas kargo sebesar 1,6% (dalam kapasitas ton per kilometer).

PENGEMBANGAN ARMADA DAN RUTE

Selama kuartal Oktober-Desember, Perusahaan Induk menerima pengiriman satu buah pesawat A330-300 dan menghentikan pengoperasian empat buah pesawat A340-500 untuk dijual ke Airbus. Sampai dengan tanggal 31 Desember 2013, Perusahaan Induk mengoperasikan 100 pesawat penumpang – 56 armada B777, 25 armada A330-300 dan 19 armada A380-800, dengan rata-rata berusia 6 tahun dan 8 bulan.

Sampai dengan tanggal 31 Desember 2013, SilkAir mengoperasikan armada sebanyak 24 pesawat – 18 pesawat A320-200 dan enam pesawat A319-100. SilkAir akan menerima pengiriman pertama dua armada Boeing 737-800 pada bulan Februari dan Maret 2014 dengan konfigurasi 12 kursi Kelas Bisnis dan 150 kursi Kelas Ekonomi. Dua pesawat A320-200 akan meninggalkan armada maskapai tersebut selama periode Januari-Maret 2014.

Maskapai penerbangan Scoot mengoperasikan enam pesawat B777-200, sedangkan SIA Cargo mengoperasikan sembilan pesawat angkut B747-400.

Bertepatan dengan dimulainya musim panas (30 Maret 2014 – 25 Oktober 2014), Perusahaan Induk akan menambah tiga penerbangan harian ke Haneda Airport Tokyo, sehingga meningkatkan jumlah penerbangan harian ke Tokyo menjadi lima kali.

Selama kuartal ketiga tersebut, SilkAir memperluas jangkauan penerbangan ke 12 destinasi di Indonesia dengan memulai layanan penerbangan ke Yogyakarta. Dimulai pada saat musim panas, SilkAir berencana untuk beroperasi ke dua destinasi baru, Kalibo di Filipina dan Mandalay di Myanmar. Mulai berlakunya layanan penerbangan ini masih bergantung pada slot penerbangan dan persetujuan dari pihak yang berwenang.

Scoot meluncurkan layanan penerbangan ke Hong Kong dan Perth pada bulan November dan Desember 2013, sehingga maskapai ini saat ini melayani penerbangan ke 13 kota. Pada tanggal 19 Desember 2013, Scoot dan Nok Airlines Public Co Ltd (“Nok Air”) mengumumkan penandatanganan nota kesepahaman (MOU) untuk mendirikan maskapai penerbangan bertarif rendah (low-cost) yang akan berbasis di Bangkok. Armada baru akan diberi nama NokScoot dan akan berbasis di Bandara Internasional Don Mueang. Bandara ini akan mengoperasikan pesawat berbadan lebar (widebody aircraft) pada rute internasional jarak menengah dan jarak jauh.

TINJAUAN KEDEPAN

Prospek industri transportasi udara semakin menantang dengan adanya maskapai yang menawarkan tarif agresif di tengah peningkatan kapasitas, dan harga bahan bakar yang masih tinggi seperti standar sebelumnya.

Pemesanan tiket pada awal kuartal keempat lebih kecil dari peningkatan kapasitas yang direncanakan dikarenakan pergeseran permintaan liburan Paskah dari Maret tahun lalu menjadi April tahun ini. Upaya untuk mendorong permintaan diperkirakan tetap akan menekan pada hasil.

Permintaan kargo udara diproyeksikan akan relatif tetap datar. Namun demikian, sepertinya hasil kargo akan tetap di bawah tekanan dikarenakan bisnis kargo tetap menghadapi kelebihan kapasitas.

Dengan adanya situasi tersebut, Grup Singapore Airlines akan terus aktif membuat penyesuaian terhadap jadwal penerbangan dan kapasitas dengan permintaan pasar. Kedisiplinan biaya-biaya akan terus dipertahankan. Dengan finansial yang kuat, Grup Singapore Airlines berada diposisi yang baik untuk menjawab tantangan-tantangan di depan.

* * *
Catatan 1: Perjanjian penyelesaian dicapai pada Q1 FY2013-14 dan $ 109 juta menjadi sah pada periode April-Desember 2013, dimana $59 juta berhubungan dengan perubahan dalam slot pengiriman di tahun buku sebelumnya.

Catatan 2 : Hal khusus dari $58 juta diakui pada bulan April-Desember 2013 terutama berkenaan dengan rugi nilai penurunan sebesar $293 juta pada nilai surplus empat kargo yang telah dihapus dari armada operasi dan direncanakan untuk dijual serta pemberian sebesar $78 juta berkaitan dengan tawaran penyelesaian kepada SIA Cargo dengan penggugat pada class action kargo udara Amerika Serikat. Ini sebagian diimbangi dengan keuntungan sebesar $340 juta setelah penyelesaian penjualan Virginia Atlantic Limited ke Delta Air Lines, Inc.. Hal khusus pada bulan April-Desember 2013 berkaitan dengan pemberian oleh SIA Cargo sebesar $20 juta terkait proses persidangan penalti kargo udara sipil dalam hal masalah-masalah hukum persaingan di Australia dan New Zealand.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s