Respon Kelud, Dompet Dhuafa Dirikan Posko di Tiga Kabupaten

Posted: Februari 19, 2014 in Pengetahuan

BantuanKEDIRI—Dalam merespon meletusnya Gunung Kelud, Dompet Dhuafa segera menurunkan tim kemanusiaan melalui cabangnya, Dompet Dhuafa Jawa Timur pada Jumat, (14/2) lalu.

Tim Dompet Dhuafa pun mendirikan posko di tiga kabupaten, yakni Kediri, Malang, dan Blitar. Hal ini mengingat tiga wilayah tersebut paling terdampak dari meletusnya Gunung Kelud.

General Manager Social Development Dompet Dhuafa Sabeth Abilawa mengatakan, tim Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa dari Jakarta diberangkatkan guna memaksimalkan aksi respon.

“Simpul-simpul cabang Dompet Dhuafa di Jawa Tengah dan Yogyakarta juga turut membantu respon. Ada yang membantu mengirimkan tim kesehatannya dan ada juga yang membantu pengiriman relawan dan obat-obatan,” ujarnya.

Hingga Ahad, (16/2) aktivitas Dompet Dhuafa yang telah dilakukan di tiga wilayah tersebut, yakni pemetaan dampak bencana, aksi layanan kesehatan, trauma healing berupa dongeng ceria, dan pendistribusian bantuan.
Menurut informasi tim yang berada di lapangan, para pengungsi kini membutuhkan beberapa kebutuhan mendesak, seperti perlengkapan bayi (miyak kayu putih, popok, susu, dll), selimut, air mineral, makanan, perlengkapan kebersihan, dan sarana MCK.

Sebelumnya, Gunung Kelud meletus pada pukul 22.50, Kamis, (13/2). Gunung yang secara administratif berada di perbatasan Kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Malang ini memuntahkan letusan materiil setinggi 10 kilometer.

Menurut data BNPB, hingga Sabtu, (15/2) selain 4 korban tewas, meletusnya Gunung Kelud menyebabkan lebih dari 56.089 jiwa mengungsi di 89 titik, terdiri dari . Kab. Kediri 10.895 jiwa di 38 titik, Kota Batu 11.084 jiwa di 26 titik, Kab.Blitar 8.193 jiwa di 3 titik, Kab.Malang 25.150 jiwa di 17 titik, dan Kab.Jombang 767 jiwa di 5 titik.

Saat ini Gunung Kelud masih dalam status awas (Level IV). Warga diungsikan hingga radius 10 kilometer dari puncak Gunung Kelud. Erupsi Gunung Kelud telah mengeluarkan material 80 juta meter kubik abu dan pasir.

Seiring dengan meletusnya Gunung Kelud, beberapa gunung api di Indonesia lainnya kini dalam status Siaga, yakni Karangetang, Rokatenda, dan Lokon. Sedangkan, sebanyak 17 gunung api lainnya dalam staus Waspada di antaranya Raung, Guntur, dan Ijen.

Menyadari kondisi tersebut, Dompet Dhuafa bersiap siaga dalam menghadapi beberapa kemungkinan. Meminimalisasi dampak jika terjadi hal yang paling buruk adalah pilihan paling utama.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s