Pohon yang Membanding-bandingkan

Posted: Mei 16, 2014 in Pengetahuan

Pada suatu ketika, ada seorang raja berkunjung ke taman. Saat itu, ia melihat ada banyak tanaman yang tumbuh dengan subur dan indahnya. Namun, ada pula yang mulai mengering dan mati. Saat itulah ia melihat ke arah sekumpulan rumput yang mengering dan nyaris mati. Dan dengan penasaran sang baginda bertanya pada si rumput itu, “Kenapa kamu mengering dan mati.” Dan rumput kering itupun menjawab, “Kami tidak seperti bunga mawar yang punya bunga dan wanginya semerbak. Kami merasa kalah dan lebih baik kami mati aja.”

Lalu, si rajapun melihat kepada sekumpulan mawar yang berbunga dengan indahnya. Namun, ia juga memperhatikan ada beberapa bunga mawar yang akhirnya layu. Bagindapun bertanya mengapa bunga mawar itu bisa menjadi layu. Si bunga mawar itupun menjawab, “Meskipun kami berbunga kami tidak akan seperti pohon-pohon buah yang rindang dan ditunggu buahnya.”

Dan akhirnya, baginda pun tiba pada sekumpulan daun semak kecil yang tumbuh dengan lebatnya di anatara batu-batu yang keras. Dan baginda pun bertanya mengapa mereka begitu gembira untuk tumbuh. Lantas, sang baginda mendapat jawaban yang menarik dari si semak kecil, “Kami pikir Tuhan menaruh kami disini untuk sebuah tujuan. Kalau tidak, pastilah yang ditaruh disini adalah pohon yang lain. Dan kami tahu, kami tidak bisa menjadi pohon lain, maka salah satu caranya bagi kami adalah tumbuh sebaik-baikmya dengan apa yang bisa kami capai.”

Sama seperti bunga yang layu, begitu juga banyak kehidupan yang layu karena kita selalu membanding-bandingkan. Kita menjadi kecewa, kita jadi marah atas nasib kita atas kondisi diri kita. Lantas, kita pun jadi pribadi yang negatif dan kemudian, berhenti bertumbuh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s