Perpit Jawa Timur dan Dengkul Ay Sin Club Salurkan Bantuan

Posted: Juni 3, 2014 in Life Style dan Hiburan

Ketua Perhimpunan Pengusaha Indonesia-Tionghoa (Perpit) Jawa Timur, Alim Markus beserta sejumlah pengurus Perpit memberikan keterangan kepada wartawan di kantor Yayasan Bhakti Persatuan, Jl. Kertajaya Indah Timur no. 31 Surabaya.

Ketua Perhimpunan Pengusaha Indonesia-Tionghoa (Perpit) Jawa Timur, Alim Markus beserta sejumlah pengurus Perpit memberikan keterangan kepada wartawan di kantor Yayasan Bhakti Persatuan, Jl. Kertajaya Indah Timur no. 31 Surabaya.

Pada Kamis, 13 Februari 2014 sekitar pukul 23.00 WIB, Gunung Kelud meletus. Letusan dahsyatnya membuat ribuan warga yang berada di sekitar gunung yang berlokasi di perbatasan Kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Malang ini mengungsi. Tidak hanya itu, abu vulkanik letusan Gunung Kelud juga mencapai provinsi lainnya.

Hingga saat ini, ribuan warga yang terdampak erupsi Gunung Kelud masih membutuhkan bantuan bahan makanan dan bahan bangunan serta bantuan medis. Untuk itulah, guna meringankan beban korban letusan Gunung Kelud, Perhimpunan Pengusaha Indonesia-Tionghoa (Perpit) Jawa Timur, Yayasan Bhakti Persatuan, dan Paguyuban Masyarakat Indonesia Tionghoa Surabaya bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) mendistribusikan bantuan untuk para korban Kelud di wilayah Kediri, Jawa Timur.
Bantuan berupa kebutuhan bahan-bahan pokok, obat-obatan, sabun, dan selimut dengan nilai miliaran rupiah ini diserahkan langsung oleh para pengurus pada Februari lalu. Alim Markus selaku Ketua Perhimpunan Pengusaha Indonesia-Tionghoa (Perpit) Jawa Timur mengatakan, bantuan yang disalurkan itu untuk meringankan beban korban bencana. Pihaknya akan membuka tangan bagi siapa saja yang membutuhkan.

Untuk meringankan beban korban bencana erupsi Gunung Kelud, Dengkul Ay Sin Club memberikan bantuan berupa bahan  makanan dan bangunan.

Untuk meringankan beban korban bencana erupsi Gunung Kelud, Dengkul Ay Sin Club memberikan bantuan berupa bahan makanan dan bangunan.

Bantuan lain juga datang dari asosiasi pengusaha bermodalkan dengkul atau Dengkul Ay Sin Club yang beranggotakan sekitar 150 pengusaha. Ketua Harian Dengkul Ay Sin Club Heru Tjahjono mengatakan, secara nilai total bantuan yang didistribusikan pada pemberangkatan pertama untuk korban bencana Gunung Kelud sebesar Rp 90 juta.
“Itu kami bantu dalam bentuk air mineral sebanyak 2.200 karton, snack 1.300 paket, dan beberapa batuan berupa bahan bangunan, selimut dan lain-lain. Rencananya kami akan mengirimkan bantuan yang lebih besar, khususnya nanti berupa bahan bangunan,” kata pengusaha distributor tepung tapioka ini, Minggu (23/2/2014).

Bantuan pertama didistribusikan ke 2 titik, yaitu di Pare dan Kediri. Disana tim Dengkul Ay Sin Club Surabaya sudah melakukan survei ke lokasi-lokasi yang belum tersentuh bantuan secara optimal.
“Kami sangat responsif untuk membantu saudara kita yang terkena musibah. Saat erupsi merapi dulu kami juga memberikan bantuan. Saya sendiri yang terjun kesana,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s