Laba Almi Meningkat 87%

Posted: Juni 25, 2014 in Bisnis dan Ekonomi

IMG_0073Tahun 2013 merupakan tahun yang penuh tantangan bagi perekonomian dunia, termasuk Indonesia. Kendati demikian, PT Alumindo Light Metal Industry Tbk (ALMI) berhasil meraih profitabilitas yang baik. Nilai penjualan pada tahun 2013 dicatat sebesar Rp 2,87 triliun, menurun sekitar 11 persen dibandingkan nilai penjualan tahun 2012. Penurunan ini terutama disebabkan oleh turunnya harga rata-rata aluminium internasional (berdasarkan London Metal Exchange – LME) yang merupakan acuan bisnis aluminium global, bahwa pada tahun 2013 harga rata-rata tersebut turun 8,6%, menjadi USD 1.846 per ton dari sebelumnya pada tahun 2012 sebesar USD 2.020 per ton.

Selain itu penurunan nilai penjualan tersebut juga disebabkan oleh adanya penurunan penjualan produk jadi secara kuantitas, dari tahun sebelumnya sebanyak 118.000 ton menjadi 98.965 ton di tahun 2013.

Presiden Direktur ALMI Alim Markus mengemukakan bahwa ALMI membukukan nilai penjualan sebesar Rp 2,87 triliu dan profitabilitas yang positif. Laba kotor di tahun 2013 tercatat naik sebesar 47% menjadi Rp 173,4 miliar, yaitu setara dengan marjin kotor sebesar 6,0%. demikian juga dengan laba tahun berjalan di tahun 2013, yang bahkan meningkat sebesar 87% dari tahun sebelumnya, menjadi sebesar Rp 26,1 miliar, setara dengan marjin bersih sebesar 0,9%.

Pada triwulan pertama tahun 2014, penjualan ALMI mengalami peningkatan, dengan nilai penjualan sebesar Rp 926,6 miliar dan kuantitas sebanyak 31.007 ton (termausk penjualan al.ingot).

Pada tahun 2013, penjualan ekspor mencapai 68% dari total kuantitas penjualan. Negara tujuan ekspor ALMI yang terbesar masih Amerika Serikat, dengan persentase mencapai 88% dari total kuantitas penjualan ekspor. Selebihnya sebesar 12% didistribusikan ke berbagai negara, seperti Korea Selatan, Australia, Jepang, Taiwan, Hong Kong, dan negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

Untuk diketahui, bahwa RUPS ALMI yang diadakan 24 Juni ini telah menetapkan untuk melakukan pembagian deviden tunai sebesar Rp 12,32 miliar (aray Rp 20,- per saham) kepada seluruh pemegang saham.

Alim Markus juga mengungkapkan bahwa ALMI optimis meraih kinerja lebih baik di tahun 2014, dengan melihat tren permintaan dari pasar global yang terus meningkat. Untuk produk aluminium sheet, AS sebagai pasar ekspor tersebesar masih merupakan andalan bagi ALMI, karena tingginya tingkat konsumsi aluminium lembaran di negara tersebut. Pasar ekspor lain yang sudah ada namun bemum optimal digarap, seperti Taiwan. Jepang, Australia serta negara-negara di kawasan Asia Tenggara, juga berpotensi untuk terus dikembangkan. Sedangkan produk aluminium foil mayoritas diserap oleh pasar domestik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s