Holcim Awards 4th Cycle Berikan Penghargaan Tertinggi Bagi Berbagai Proyek Arsitektur di Asia Pasifik

Posted: Desember 3, 2014 in Bisnis dan Ekonomi

Jakarta, 26 November 2014 – Holcim Foundation, sebuah lembaga non-profit yang dibentuk oleh Holcim Group, menyelenggarakan malam penganugerahan pemenang kompetisi Holcim Awards 4th Cycle kawasan Asia Pasifik di Jakarta. Kurang lebih 1.000 proposal dari berbagai peserta di Asia Pasifik mengikuti kompetisi ini. 13 pemenang kemudian dipilih dengan menggunakan “target issue” untuk pembangunan berkelanjutan yang mencakup “triple bottom line” yaitu penilaian pada kinerja lingkungan, sosial dan ekonomi, serta memperhatikan pula kebutuhan akan keunggulan arsitektur dan tingkat fleksibilitas yang tinggi. Total hadiah USD 330.000 dibagikan pada 13 proyek pemenang di tiga kategori yaitu Main Category, Next Generations, dan Acknowledgement Prize.

“Holcim memiliki komitmen yang kuat akan pembangunan berkelanjutan. Oleh karena itu melalui organisasi non-profit kami, Holcim Foundation, diselenggarakanlah kompetisi Holcim Awards. Pada putaran ke-empat ini, Holcim Indonesia terpilih menjadi tuan rumah seremoni penghargaan, dimana Jakarta menjadi tempat berkumpul bagi para arsitek, kontestan, dan juri dari berbagai negara di Asia Pasifik. Indonesia juga patut bangga karena tiga proyeknya di Bandung, Tangerang, dan Jakarta berhasil memenangkan penghargaan pada kompetisi ini.” Ujar Gary Schutz, CEO Holcim Indonesia.

Tiga kategori Holcim Awards mewakili proyek-proyek serta ide yang mengusung konsep sustainable construction. Main Category merupakan kategori yang dapat diikuti oleh arsitek dengan beragam proyek pekerjaannya, teknik sipil, desain perkotaan serta infrastruktur, sekaligus pemilik proyek (pemerintah atau swasta). Kategori Next Generations dapat diikuti oleh para mahasiswa atau profesional muda yang berusia dibawah 30 tahun. Sementara Acknowledgement Prize merupakan kategori penghargaan khusus yang diberikan pada karya yang memiliki nilai penerapan sustainable construction yang tinggi.

13 Proyek Pemenang :

Pemenang Main Category :

  1. Pemenang kategori Gold berhasil diraih oleh proyek suaka burung di Thailand. Proyek konservasi terpadu yang diciptakan oleh Jariyawadee Lekawatana dari Achitectkidd dan Singh Intrachooto dari Kasetsart University di Bangkok, bersama-sama dengan Chak Cherdsatirkul dari Kaomai Lanna Resort, Chiang Mai, mensimulasikan habitat alami sekaligus menyediakan hotel kecil dan fasilitas menara untuk melihat burung. Ijuk yang merupakan limbah pertanian digunakan kembali sebagai bahan konstruksi sekaligus memberikan tempat bagi habitat dan makanan tambahan bagi burung di area tersebut;
  2. Pemenang kategori Silver diraih oleh proyek panti asuhan dan perpustakaan Lali Gurans di Kathmandu, Nepal yang diciptakan oleh Hilary Sampel dan Michael Meredith MOS Arsitek di New York, Amerika Serikat. Proyek ini membahas mengenai kebutuhan desa akan sumber energi terbarukan. Proyek ini juga membahas isolasi panti asuhan sebagai lembaga dengan mengintegrasikan kebutuhan masyarakat sekitar melalui perpustakaan dapat diakses oleh publik dan area perlindungan seismik yang stabil;
  3. Pemenang Kategori Bronze adalah Milinda Pathiraja dari Robust Architecture Workshop di Colombo, Sri Lanka degan proyeknya di pedesaan Ambepussa. Proyek ini bertujuan untuk mengintegrasikan kembali mantan tentara ke dalam masyarakat pasca perang sipil dengan memberikan pelatihan teknik bangunan melalui pembangunan perpustakaan bagi komunitas.

Pemenang Acknowledgement Prize :

  1. Madhusudhan Rao Chalasani dari MADE, India dengan proyeknya pusat kesehatan masyarakat dan sekolah di Tatiba Baraibura, Jharkhand, India yang menggabungkan bahan-bahan lokal dan pengerjaan tradisional dengan teknologi modern untuk menciptakan sebuah bangunan sederhana namun canggih;
  2. Benoît Jacquet dari École française d’Extrême-Orient dan Manuel Tardits dari Mikan, Jepang dengan proyeknya, pusat penelitian berkelanjutan di Kyoto, Jepang. Karyanya ini menggunakan fitur teknologi canggih serta metode woodworking Jepang yang memungkinkan proses pembangunan dengan cepat;
  3. Tomohiko Amemiya dari Unity Design di Jepang dan tim dari Universitas Indonesia mendapatkan penghargaan untuk karyanya yang diberi nama Megacity Skeleton, yang bertujuan meningkatkan kualitas pemukiman informal di kota-kota besar.
  4. Maj Plemenitas dari LINKscale di Inggris untuk proyeknya yaitu perlindungan pantai dengan menggunakan cabang pohon palem di Tarawa Atoll, Kiribati;
  5. Santi Sombatwichatorn dari DI Designs, Thailand yang mengusulkan untuk menghidupkan kembali kanal kuno kota untuk membuat jaringan saluran air modern dan melengkapi sistem Metropolitan Rapid Transit yang sudah ada.

Pemenang Next Generations :

  1. Zhe Peng, mahasiswa dari Harvard Graduate School of Design untuk rekonstruksi desa bersejarah Xueshan, di Cina. Desain mengusulkan rekonstruksi pasca-gempa desa bersejarah di Provinsi Sichuan yang berfokus pada karakteristik lokal yang unik, dengan menggunakan bambu sebagai bahan bangunan dan menghidupkan teknik konstruksi tradisional;
  2. Nusrat Jahan Mim dari Bangladesh University of Engineering and Technology memenangkan hadiah untuk proyeknya yaitu rencana perumahan modular untuk kaum miskin di kota Dhaka, Bangladesh;
  3. Antonius Richard Rusli dari Universitas Katolik Parahyangan, Indonesia untuk rencana remediasi lingkungan perkotaan Bandung, Indonesia;
  4. Eugene Tan dari National University of Singapore memenangkan hadiah untuk konsep peningkatan jaringan perkotaan di Tangerang, Indonesia;
  5. Meriem Chabani, Etienne Chobaux, dan John Edom dari École Nationale Supérieure d’Architecture Paris Malaquais, Perancis untuk rencana intervensi distrik garmen Chittagong di Bangladesh.

Holcim Awards

Holcim Awards merupakan salah satu kegiatan yang diselenggarakan oleh Holcim Foundation, sebuah lembaga non-profit yang dibentuk oleh Holcim Group pada tahun 2003. Melalui kompetisi Holcim Awards, Holcim menunjukkan dukungannya terhadap konsep sustainable construction. Kompetisi dibagi menjadi dua kategori yaitu Main Category dan Next Generations dengan total hadiah sebesar USD 2 juta. Penyelenggarakan kompetisi ini bersifat global dan diselenggarakan di 5 kawasan yaitu Eropa, Amerika Utara, Amerika Latin, Afrika dan Timur Tengah, serta Asia Pasifik. Tahun ini merupakan penyelenggaraan Holcim Awards yang ke-4 kalinya dengan masing-masing periode putaran 3 tahunan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s