Keren, Siswa SMKN 2 Buat Mobil Tenaga Surya

Posted: Februari 23, 2016 in Pendidikan

Tim SMKN 2 Bangkalan Madura

Tim SMKN 2 Bangkalan Madura

Berbicara masalah mobil modifikasi, tentu saja nama Indonesia menjadi salah satu nama yang pantas disegani di dunia. Para modifikator asal Indonesia membuktikan bahwa mereka mampu membuat mobil dengan kualitas yang sangat istimewa. Tidak hanya terbatas pada mobil modifikasi saja, saat ini banyak anak muda Indonesia yang mencoba menciptakan mobil yang benar-benar baru.

Salah satu karya anak Indonesia yang saat ini sedang banyak dibicarakan adalah mobil tenaga surya yang diproduksi sejumlah siswa SMKN 2 Bangkalan, Madura. Ide dan pengembangan mobil ini berawal dari keresahan Kepala Sekolah SMKN 2 Bangkalan untuk menciptakan

mobil yang ramah lingkungan atau terkenal dengan hybrid .
“Bapak kepala sekolah menginginkan mobil tenaga surya , dari situ kami membentuk tim dari siswa jurusan otomotif dan elektro untuk membuat mobil ramah lingkungam, dan pilihannya ke tenaga surya. Untuk panel surya dikembangkan oleh siswa jurusan elektronika,” kata Bagus Yulianto, Spd Guru Otomotif SMKN 2 Bangkalan, Sabtu (23/1/2016).

Berapa lama pengembangannya ? Menurut Bagus, salah satu guru yang jadi pencetus ide ini, yakni Bapak Alfian sekarang sudah pindah ke luar Jawa. Meski demikian, ia bersama 6 siswa dari jurusan elektronika dan otomotif merealisasikan ide yang diwariskan Alfian.

Butuh 6 bulan untuk membuat mobil hybrid tersebut, mulai dari ide, pengembangan, pengujian, sampai layak jalan. Bagus mengatakan bahwa dalam pembuatan mobil yang menghabiskan dana Rp 7 juta ini, salah satu tahapan yang memakan waktu terlama adalah pengujian. Mereka harus menguji setiap elemen mulai dari suspensi, T-road hingga bagian mesinnya.

Dalam proses pengembanganya, mereka mengalami banyak kesulitan terutama dalam penyerapan energi melalui panel surya ke dalam baterai. Sebab, panel surya sangat sensitif.

“Panel ini sensitif. Tangan diletakkan diatasnya saja, tidak mau mengisi. Kalau hujan atau mendung juga sulit menyerap energi. Pernah kita coba saat mendung, kita taruh diluar, panelnya tidak mau ngisi. Jadi kalau mau ngecharge kondisi matahari harus dalam keadaan cerah,” jelasnya.

Setelah baterai penuh, menurut Bagus, pada malam hari mobil ini bisa beroperasi 3-4 jam. “Kalau siang selama matahari cerah kalau mau jalan kemanapun bisa. Cuma harus sabar karena ini tidak seperti motor yang kencang, kecepatannya 25-30 km per jam,” lanjutnya.

Kendala lainnya berupa kenyamanan mobil itu. Salah satunya ialah setir. Menurut Bagus, setirnya agak berat karena cuma mengandalkan tuas biasa. Dilain itu, suspense masih kurang, dan butuh penambahan lagi supaya dikatakan nyaman untuk dikendarai.

Namun, faktor penghambat utama ialah waktu. Bagus mengaku, proses pembuatan mobil ini berbenturan dengan waktu belajar. Karena kurangnya waktu, sehingga pengembangan mobil ini termasuk rencana kerjasama dengan perusahaan otomotif belum sempat terlaksana.

“Karena untuk menggandeng industri otomotif kita butuh proses dan kita belum sempat kesana karena kesibukan kegiatan sekolah. Sebentar lagi aja ada praktik UKK kelas XII terus sampai menjelang UNAS,” jelasnya.

Adakah rencana produksi massal? Menurut Bagus, memang ada arah kesana. Namun selama ini permintaan terhadap produk ini dari pihak luar belum ada. Sempat beberapa orang berminat, hanya saja setelah disebutkan nilai produksinya, orang tersebut mengurungkan niatnya untuk memiliki mobil ini.
“Sebenarnya untuk jangka panjang mobil ini lebih irit, karena tidak mengeluarkan bensin, dan biaya perawatan tidak perlu oli,” pungkasnya.

Untuk diketahui, bukan hanya mobil hybrid ini saja inovasi yang ditorehkan siswa SMKN 2 Bangkalan. Sebelumnya, sekolah yang berada di Jl Halim Perdana Kusuma Bangkalan ini juga menciptakan alarm motor anti maling.

Proses kerja alarm itu menggunakan telpon seluler. Alarm itu dipasang di motor, jika motor itu dibawa maling maka pemiliknya tinggal menghubungi nomor yang sudah diinjeksi ke dalam alarm tersebut. Jadi, secara otomatis mesin motor akan mati. (*)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s