Puskesmas Blega Siap Menuju Akreditasi

Posted: Februari 23, 2016 in Pendidikan

Seorang perawat di Puskesmas Blega memeriksa pasien

Seorang perawat di Puskesmas Blega memeriksa pasien

Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Blega terus berbenah untuk mendapatkan akreditasi. Akreditasi diperlukan untuk meningkatan layanan dan menajemen puskesmas tersebut.

Hal ini sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 bahwa setiap Puskesmas wajib untuk diakreditasi secara berkala paling sedikit tiga tahun sekali. Akreditasi merupakan salah satu persyaratan kredensial sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama yang bekerjasama dengan BPJS, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 71 tahun 2013 tentang Pelayanan Kesehatan Pada Jaminan Kesehatan Nasional Pasal 6 ayat (2).

Menurut Kepala Puskesmas Kecamatan Blega, H Sudiyo S Kep NS, tujuan utama akreditasi Puskesmas adalah untuk pembinaan peningkatan mutu kinerja melalui perbaikan yang berkesinambungan terhadap sistem manajemen, sistem manajemen mutu, dan sistem penyelenggaraan pelayanan dan program, serta penerapan manajemen risiko, dan bukan sekedar penilaian untuk mendapatkan sertifikat akreditasi.

Pada dasarnya akreditasi Puskesmas menilai tiga kelompok pelayanan di Puskesmas, yaitu kelompok administrasi manajemen, yang diuraikan dalam Bab I, II, dan III, kelompok Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM), yang diuraikan dalam Bab IV, V, dan VI, dan kelompok Upaya Kesehatan Perorangan atau Pelayanan Kesehatan yang diuraikan dalam bab VII, VIII, dan IX.

“Pelayanan kami tidak hanya sebatas orang sakit, tapi juga ada orang yang mau dirujuk dari sini, ada pelayanan gawat darurat, rawat inap, dan layanan penunjang lainnya. Sampai saat ini persiapan kami setelah disurvei tim akreditas sudah 85%,” kata Yoyok, sapaan akrab H Sudiyo.

Untuk terus melakukan perbaikan-perbaikan, pihak Puskesmas Blega sudah mendatangkan tim pendamping dari Provinsi Jawa Timur pada 15 November 2015. Yoyok yakin, Puskesmas yang ia kelola lolos akreditasi.

Capaian ini juga, menurut Yoyok, tidak lepas dari kerja tim, baik di tingkat manajemen maupun tenaga medis. “Kami tidak kenal lelah bekerja siang dan malam untuk meningkatkan layanan. Tim akreditasi sudah cek dokumen, terus cek fasilitas dan layanan di tiap ruangan, dan telusur melihat buktinya. Misal mobil ambulance, itu ada syaratnya harus menghadap ke depan, dan tidak boleh miring. Cara memberikan infuse, injeksi, dan oksigen harus ada syaratnya semua,” imbuh dia.

Bukan hanya itu saja, Yoyok menjelaskan bahwa tim akreditas juga memanggil sejumlah elemen masyarakat, mulai dari camat, Kapolsek, Muspika.sampai tetangga Puskesmas. Tiap-tiap pihak tersebut ditanya oleh tim akreditas seputar kinerja Puskesmas.

“Misal camat ditanya apa saja program dari Puskesmas, kerjasama selama ini apa saja. Kapolseknya juga ditanya. Kalau mereka bisa menjawab, berarti kerjasama kami dengan pihak-pihak tersebut berjalan baik,” urainya.

Selama 10 bulan menjabat di Puskesmas Blega, memang, persiapan akreditas ini diakui berat. Tetapi, sebagai abdi negara Yoyok tetap mengutamakan kepentingan masyarakat. Dan kondisi itu juga menjadi penyemangat agar ke depan terus maju.

“Setelah berbenah, kepercayaan masyarakat terhadap kami semakin luar biasa. Karena kami pelayan, dan memberikan pelayanan terbaik. Soal pasien puas atau tidak, kami kembalikan lagi kepada pasien. Yang penting  kami bekerja sesuai SOP,” katanya.

Di Puskesmas Blega, setidaknya terdapat 39 bed atau kamar tidur untuk pasien rawat inap. Seringkali, ada pasien yang tidak mendapatkan tempat. Maka itu, beberapa pasien tersebut di rawat di luar ruangan.

Para pasien itu datang dari berbagai daerah, tidak hanya dari Kecamatan Blega saja. Ada juga dari Kecamatan Modung, Sreseh, Konang, bahkan dari luar Kabupaten seperti pasien dari Kecamatan Jrengik. “Jika ada pasien yang tidak bisa tertangani, maka akan dirujuk ke rumah sakit terdekat,” kata pria kelahiran Gresik ini. (*)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s