Komisi D DPRD Inisiasi Perda Pariwisata

Posted: Februari 24, 2016 in Pendidikan

Langkah Bangkalan untuk menyaingi daerah lain dalam potensi wisata terus diupayakan. Melalui Komisi D DPRD Bangkalan, potensi wisatadi Bangkalan akan segera ditingkatkan dengan Perda.

Saat ini, Perda Inisiatif Pariwisata sedang dibahas di tingkat dewan. Menurut Wakil Ketua DPRD Bangkalan, Wakil Ketua Komisi D DPRD Bangkalan, Mukaffi Anwar, Perda Inisiatif Pariwisata dilbahas setelah DPRD sukses mengesahkan Perda tentang madrasah diniyah (Madin) pada Selasa (15/12/2015) lalu.
“Setelah Komisi D sukses dengan Perda Inisiatif Pendidikan dan sudah

memihak pada Madin dan Ponpes supaya dapat dana dari APBD tingkat II, maka di tahun ini kami menginisiasi Perda Pariwisata,” kata Mukaffi.

Kenapa? Lanjut Mukaffi, setidaknya ada 3 alasan utama. Pertama bahwa Perda yang berlaku saat ini yakni Perda Nomor 15 tahun 2003 sudah tertinggal. Perda itu ada ketika jembatan Suramadu belum dibangun.
Alasan kedua Perda tersebut ada setelag Perda Tahun 2010 belum Diperdakan. Dan ketiga, tidak Perda saat ini tidak cocok dengan Undang Undang diatasnya yaitu UU No 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan.

“Terakhir Perda Inisiatif Pariwisata dibutuhkan ini karena saat ini Perda yang ada sudah tidak sesuai dengan keinginan masyarakat Bangkalan,” lanjutnya.

Mestinya, kata dia, dengan adanya jembatan Suramadu, Kabupaten Bangkalan harus lebih maju dari Banyuwangi. Namun, kenyataan di lapangan berbeda. “Jembatan Suramadu sudah beroperasi 6 tahun, Bangkalan belum ada perubahan yang signifikan.

Tidak hanya itu, PAD kita masih didominasi orang sakit yaitu dari RSUD dan kesehatan. Sedangkan dari sumber pariwisata tidak terlalu besar dan belum bisa diandalkan,” imbuhnya.

Padahal, di Bangkalan memiliki 4 potensi wisata, yang terdiri dari wisata alam berupa goa dan pantai, lalu perbukitan, potensi wisata religi, wisata kuliner, dan wisata budaya seperti kerapan sapi.
“Kalau empat potensi ini dikembangkan, kami yakin akan mendatangkan sumber PAD yang besar bagi Bangkalan, dan tidak lagi didominasi rumahsakit,” katanya.

Maka itu, dengan Perda Inisiatif Pariwisata ini, pariwisata Kabupaten Bangkalan bisa lebih maju dan menyaingi wisata lainnya di Jawa Timur. “Makanya kami inisiasi Perda Inisiatif Pariwisata ini supaya regulasinya kita siapkan. Kemudian dalam inisatif ini kami agenda kami tidak diadakan gedung DPRD, tapi kita turun ke bawah misalnya di Kecamatan Labang, Kecamatan Arosbaya, sampai ke Kecamatan Burneh,” tutupnya.

Untuk diketahui, sepanjang tahun 2016, Badan Pembuatan Perda (Bapemperda) DPRD Bangkalan, menargetkan 15 peraturan daerah (Perda) rampung. Perda tersebut, sejatinya sudah masuk dalam agenda program legislasi daerah (Prolegda) tahun 2015. (*)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s