Tanamkan Kepedulian Sosial Sejak Dini ala SDN Kemayoran I

Posted: Februari 24, 2016 in Pendidikan

Siswa SDN Kemayoran I  bersama deretan piala

Siswa SDN Kemayoran I bersama deretan piala

Mendidik anak agar menjadi seseorang yang berprestasi adalah kewajiban guru dan orang tua. Tidak hanya berprestasi di sekolah dalam hal pelajaran saja, tetapi mendidik anak tentang kepribadian dengan menumbuhkan kepedulian sosial yang tinggi terhadap sesama juga tidak kalah pentingnya.

SDN I Kemayoran, Kec Bangkalan, punya cara tersendiri untuk memupuk kepedulian sosial sejak dini kepada para siswa/siswinya. Caranya, dengan membuat Program Tabung Peduli, yang mengelola hasil tabungan para siswa/siswi SDN Kemayoran I.

Kepala SDN Kemayoran I, Hj Nurhayati Eka, Mpd, menjelaskan, tujuan dari

program ini untuk membentuk karakter gemar bersedekah, berinfak sekaligus menanamkan pemahaman kepada siswa bahwa menolong sesama terkadang dapat dimulai dari hal yang kecil, yang mungkin sering dianggap tidak bernilai, seperti uang receh yang mereka punya di rumah.

Hasil uang yang ditabung siswa dalam celengan yang akan mereka isi dengan uang receh yang mereka punya ataupun milik orang tua siswa itu kemudian digunakan untuk menyantuni anak-anak kurang beruntung, seperti anak yatim piatu.

“Mekanismenya anak-anak kita bawakan celengan ke rumahnya, baru nanti celengan itu tiap semester di bawa ke sekolah untuk dikumpulkan bersama celengan teman-temannya. Hasil dana yang terkumpul kami gunakan untuk menyantuni anak yatim tiap 10 Muharram,” katanya.

Tahun kemarin, dana yang terkumpul mencapai Rp 22 juta. Penyaluran dana santunan itu dengan mengundang anak-anak yang berada di SD sekecamatan yang akan diberikan santunan ke SDN Kemayoran I.
Sebagai tanggungjawab penyaluran dana itu, pihak sekolah melaporkannya secara tertulis ke masing-masing orangtua siswa yang menabung. Yang perlu ditegaskan, Nurhayati bilang bahwa program tabungan ini sifatnya tidak memaksa.

“Bagi siswa yang tidak mau menabung kami tidak memaksa. Intinya program ini sukarela dari siswa sendiri,” jelasnya.

Selain program itu, ada lagi program Jumat Beramal. Mekanisme program ini, ada perwakilan siswa keliling ke tiap kelas untuk meminta sumbangan. Hasil sumbangan itu dibuat untuk membantu siswa yang sakit.
“Sumbangan itu juga tidak ada paksaan, dan tidak ada batas berapa besar nominal yang mereka tabung,” lanjutnya.

Sejak program itu digulirkan, hingga saat ini siswa SDN Kemayoran I mengumpulkan uang dikisaran Rp 44 juta, yang nantinya akan didonasikan, yang sifatnya kemanusiaan.

Hal lain yang ingin dipupuk kepada siswa ialah IMTAK (Iman dan Takwa). Sebelum proses belajar mengajar dimulai, guru SDN Kemayoran I jam 06.30 sudah menyambut siswa yang datang. Baru jam 07.05 dilanjutkan berdoa bersama. Setelah itu jam 07.15 masuk kelas.

“Kita terapkan IMTAK. Jadi kalau sudah jam 07.00 seperti pondok. Waktu 30 menit khusus imtak, mengaji, istighfar, dan sholat dhuna khusus kelas 5 dan 6 Kami juga membiasakan lagu-lagu nasional setelah doa,” terangnya sambil menyebut bahwa jumlah siswa di SDN Kemayoran I berjumlah 850 siswa.

Sioal prestasi, SDN Kemayoran I selalu menjadi langganan juara mata pelajaran tiap tahunnya. Hal ini dibuktikan dengan deretan piala yang tersimpan di salah satu ruang sekolah. (*)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s