Archive for the ‘Bisnis dan Ekonomi’ Category

IMG-20161206-01906Indonesia tercatat sebagai negara penghasil kopi terbesar ketiga di dunia setelah Brazil dan Vietnam. Pada tahun 2016, rata-rata produksi kopi Indonesia sebesar 685 ribu ton per tahun atau 8,9 persen dari produksi kopi dunia.

Indonesia memegang peranan penting dalam memasok kebutuhan kopi di dunia. Di dalam negeri sendiri, kebutuhan kopi bertambah banyak seiring dengan bertambahnya jumlah café atau warung kopi.

Masalah lalu timbul tatkala kebutuhan kopi di (lebih…)

Kopi-arabika

Kopi Java arabika panti, produksi Reng Tani

Kopi, termasuk komoditi perkebunan yang sudah naik kelas. Permintaan terhadap kopi semakin bertambah seiring banyaknya warung kopi atau café baru yang didirikan. Data dari Dinas Perkebunan (Disbun) Jawa Timur (Jatim), produksi kopi selama tahun 2016 sebanyak 67.000 ton.

Produksi kopi di Jatim tak sebanding dengan kebutuhannya untuk pabrik dan café. Untuk mencukupi kebutuhan itu, langkah terakhir impor. Di sisi lain, Disbun Jatim dan stakeholdernya berupaya untuk meningkatkan produksi, dan bisa menambah volume ekspor.

Di samping untuk ekspor, kopi asal Jatim diolah menjadi kopi bubuk untuk memenuhi kebutuhan pasar. Salah satu merk kopi adalah “Reng Tani”. Produk kopi Reng Tani hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat penggemar kopi.

Kopi Reng Tani menyediakan kopi dalam bentuk bubuk, roasting (sangria), dan biji mentah. Permintaan produk Reng Tani menyebar tidak hanya di Jawa Timur, di luar Jatim permintaannya cukup siginifikan.

Kopi ”Reng Tani” dikemas dengan berat 110 gram hingga 1 kg. Untuk jenisnya, kopi “Reng Tani” ada jenis arabika, robusta, ekselsa, dan liberika. Untuk arabika, terdapat dari berbagai Nusantara. Dari Jawa Timur sendiri, hingga dari Aceh.

Terkenal dengan specialty kopi, kopi “Reng Tani” diproses dengan cukup ketat. Dari panen hinggga bentuk bubuk . Pemilihan buah cherry kopi juga sangat ketat. Pantang bagi kopi “Reng Tani” untuk panen cherry kopi yang masih hijau. Semuanya wajib petik merah.

Begitu juga cara menjemur biji kopi, yang dilakukan dengan bantuan dome. Langkah itu diambil untuk menghindari kopi dari kotoran. Untuk bisa mendapatkan kopi Reng Tani, Anda bisa menghubungi nomor +6285730299912 atau +6281231224497. (gan)

img-20161206-wa0003Pagi sebelum beraktivitas, ngopi merupakan kegiatan rutin yang dilakukan sebagian besar masyarakat. Kopi bisa menambah energi, dan kata orang juga memberi inspirasi. Berbicara tentang kopi, pilihannya mengarah ke kopi Reng Tani.

Kopi dengan merk Reng Tani merupakan kopi pilihan. Tersedia dalam bentuk green beans atau biji kopi, roasting atau sangrai, dan bubuk. Selain dijual dalam jumlah besar, Kopi Reng Tani juga melayani pembelian eceran mulai kemasan 110 gram hingga 1 kg. Jenis kopi yang dijual ialah kopi robusta, arabika, ekselsa, dan liberika. Jenis kopi itu berasal dari berbagai daerah penghasil kopi di Indonesia.

Kopi Reng Tani sudah dipasok ke berbagai cafe, baik dalam maupun luar negeri. Karena tetap mempertahankan kualitas kopi, Kopi Reng Tani hingga kini masih dipercaya oleh para mitranya untuk memasok ke cafe mereka atau untuk konsumsi sendiri, baik di rumah atau di kantor. Dalam proses panen, proses sortir yang ketat terus dilakukan oleh petani binaan kopi Reng Tani. Petik buah kopi yang masih berbentuk cherry hijau tidak dibenarkan.

Petik merah wajib hukumnya. Dan proses penjemuran dengan menggunakan dome, bukan dijemur di atas terpal yang bersentuhan langsung dengan tanah. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga kualitas rasa, karena kopi sifatnya penyerap apapun di sekitarnya. Tak heran jika ada kopi memiliki rasa fruity. kayu manis, dan rasa nangka.

Untuk bisa memesan atau ingin tahu seputar kopi Reng Tani, bisa menghubungi +6281231224497 atau +6285730299912. Email cipta_alamterpadu@yahoo.com. Jika Anda berada di wilayah Surabaya dan ingin memesan kopi nusantara, segera hubungi di nomor tersebut. Kami juga menyediakan kaos bergambar tentang kopi, bahan combed cotton 30s. Bahan itu sangat halus dan mampu menyerap keringat. Ada macam-macam ukuran kaosnya. Mulai M, L, Xl, XXL. Tiap 1 desain, kami hanya mencetak 3 pcs. Jadi, dijamin kaos tersebut limited edition dan standar distro.

img_20161210_064828Santai sambil minum kopi sudah menjadi gaya hidup di perkotaan. Belum lagi, ada teman atau relasi bisnis yang menemaninya. Hal ini ikut meramaikan khasanah bisnis kopi di Jawa Timur (Jatim), terutama Kota Surabaya.

Merambahnya warung kopi atau warkop sampai di pelosok kota menyediakan beragam kopi. Namun, saat ini konsumen sudah jenuh minum kopi sachet yang disediakan pabrikan.

Maka itulah, mereka mulai mencari kopi non sachet yang diproduksi secara manual. Pilihannya ialah Kopi brand Reng Tani. Kopi Reng Tani menyediakan kopi arabika, robusta, ekselsa, dan liberika.

Dengan jaringan petani yang dimiliki, kopi  Reng Tani menjual kopi dari berbagai nusantara. Dari Aceh Gayo, java preanger di Jawa Barat, kopi asal Temanggung, kopi Bondowoso, kopi Situbondo, kopi kintamani Bali, kopi papua sapan, kopi flores, kopi Jambi, kopi Lampung, robusta dan arabika Panti, dan banyak daerah lagi.

Harganya juga mengikuti harga grosir, karena sudah bekerjasama langsung dengan petani. Peminatnya juga tidak cuma bisa pesan dalam jumlah besar, karena Reng Tani juga menyediakan kemasan. Ukurannya mulai dari 110 gr, 250 gram, 500 gram, dan 1 kg.

Pelanggan bisa memesan kopi biji yang belum disangarai (green beans), roasting, dan bubuk. Kualitasnya dijamin fresh, karena pemrosesan dilakukaan saat ada order datang, buka diproses dahulu sambil menunggu order.

Untuk bisa memesan atau order kopi Reng Tani, bisa menghubungi +6281231224497 atau di +6285730299912. Email bisa ke ptms40@gmail.com atau cipta_alamterpadu@yahoo.com. (*)

diWartaagro.com – Kopi merupakan komoditi perkebunan yang memiliki penggemar fanatik di seluruh dunia. Ditambah, menjamurnya kedai kopi atau coffee shop yang jadi tongkrongan berbagai kalangan. Anak muda, pengusaha sampai pejabat kerap kali menghabiskan waktu di coffee shop.

Untuk menikmati segelas kopi yang nikmat, tentunya dibutuhkan biji kopi berkualitas bagus dan pilihan. Pilihan itu ialah kopi merk Reng Tani. Kopi ini diproses sedimikian rupa dan pengawasan ketat sehingga menghasilkan biji kopi pilihan.

Saat ini, Reng Tani memiliki kurang lebih 72 varian kopi dari berbagai daerah di Indonesia. Seperti Kintamani, Lampung, Solok, Priangan, Ijen, Raung, Dampit, Papua, Aceh, Batak, Bejawa, Flores, Kerinci Jambi, Muria, hingga kopi Vietnam.

Reng Tani Coffee menyediakan 3 jenis kopi, yaitu kopi arabika, kopi robusta, ekselsa, dan liberika. Masing-masing jenis tersebut memiliki keunggulan rasa dan aroma yang khas. Juga ada kopi lanang atau pea berry yang terkenal khasiatnya untuk meningkatkan stamina pria.

Masyarakat penikmat kopi Reng Tani berasal dari berbagai kalangan. Pesanan juga datang dari berbagai penjuru daerah, bahkan dari luar negeri. Karena Reng Tani Coffee memiliki konsumen loyal, maka bagi mereka sulit berpaling ke kopi merk lain, utamanya kopi sachet.

Rata-rata, konsumen Reng Tani Coffee mengambil dalam bentuk biji mentah (green beans), ada pula yang sangria (roasting). Tak sedikit pula yang memesan dalam kemasan bubuk 500 gram, 250 gram, dan 110 gram.

Mengenai harga, jangan ditanya lagi. Harga menentukan kualitas rasa dan aroma. Harga Reng Tani Coffee disesuaikan dengan varian yang dipesan. Untuk green beans, harganya mulai Rp 45.000 per kg, arabika mulai Rp 65.000 per kg, ekselsa dihargai mulai Rp 50.000 per kg. Dan liberika harganya mulai Rp 45.000 per kg.

Sedangkan yang sudah roasting, harganya juga bervariasi. Reng Tani Coffee melayani pemesanan sesuai standar roasting, dari light medium, dark roasting, dan masih banyak lagi.

Namun, karena keterbatasan bahan baku mengingat kopi panen hanya sekali dalam setahun, maka proses panen hingga bentuk bubuk sangat diperhatikan. Prinsip Reng Tani Coffee ialah, tidak akan mengambil keuntungan dengan merugikan konsumen melalui petik biji hijau. Konsumen Reng Tani Coffee adalah mitra.

Untuk informasi dan pemesanan, bisa menghubungi +6281231224497 atau +6281703702467 atau email ke ptms40@gmail.com

a

Alumnus angkatan 2001 SMPN 1 Jrengik, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang

Wartaagro.com – Pada Minggu, 11 September 2016, menjadi momen terindah bagi alumnus SMPN 1 Jrengik. Setelah 15 tahun tak berkumpul, mereka akhirnya dipertemukan melalui acara Reuni SMPN 1 Jrengik, yang diambil dari 4 angkatan atau 4G.

Acara yang digelar di halaman SMPN 1 Jrengik ini seakan mengembalikan memori masing-masing alumnus dari angkatan 1999, 2000, 2001, dan 2002. Masa-masa indah (lebih…)

IMG-20160809-01135Sub sektor industri kratif yang terus berkembang mengikuti perputaran zaman ialah fashion. Desain unik dan menarik terus bermunculan. Berbagai event dan pameran juga selalu diisi dengan fashion.

Salah satu pemain di industri fashion yang kini mulai berkembang ialah Didik. Jika selama ini desain yang diangkat ialah tema tentang alam atau kehidupan perkotaan, tapi tidak dengan Didik.

Dia mengusung tema pertanian di setiap desain di kaos yang diproduksinya. Beberapa desain itu dikhususkan dengan gambar kopi. Faktor yang mendorongnya untuk mempertahankan desain tentang kopi ini ialah bahwa kopi merupakan komoditi yang tidak hanya hanya soal rasa dan aroma, tapi juga gaya.

Dengan kaos brand Reng Tani ini, dia mulai fokus bagaimana mengangkat kopi tanah air. Desain-desain unik itu antara lain memadukan gambar kopi dengan tulisan. Seperti “Sory no wifi inly coffee”, “Coffee Machine”, dan lain sebagainya.

Kaos yang diproduksi kualitas premium dan satu desain diproduksi terbatas. Tiap desain, hanya mencetak 12 pcs, dan itupun dengan beragam ukuran dan warna. Bahan yang dipakai ialah cotton combed 20s dan 30s. Bahan ini cukup halus dan menyerap keringat. Saat dipakai juga tidak panas.

Jika kaos dengan bahan yang sama di jual di Distro dengan harga mulai Rp 70.000 hingga ratusan ribu, maka kaos brand Reng Tani hanya dijual Rp 60.000 per pcs. Harga ini sangat murah, bila dibandingkan dengan toko-tok lain dengan kualitas yang sama.

Kaos brand Reng Tani sejauh ini sudah dipesan oleh pelanggannya yang datang dari berbagai penjuru nusantara. Sempat dia mengirim ke Purwokerto, Palu, sampai Bukittinggi. Bahkan, ada pula yang pesan untuk dijual lagi.

Dalam memproduksi ini, Didik menggandeng ahli konveksi kenamaan di Bandung. Sebelum memproduksi, dia melakukan riset bagaimana desain itu dimintai pasar. Terbukti, hasil riset itu cukup jitu untuk meningkatkan penjualan. Sehari, ratusan kaos terjual dengan sistem ritel dan grosir.

Pelanggan ada yang datang sendiri ke workshop-nya, ada pula yang pesan melalui online di nomor 081231224497. Rata-rata penjualan terbanyak dari sistem online. Ini disebabkan oleh pesatnya teknologi yang merambah ke berbagai industri termasuk fashion. (*)

Kaos 1 biru hitem

Salah satu kaos desain brand Reng Tani

Wartaagro.com – Kopi selalu punya hal menarik untuk dibicarakan. Mulai dari budaya sampai menjadi alat bersua. Dalam secangkir kopi, ada pula cerita petani dan banyak orang yang terlibat di dalamnya.

Cerita tentang kopi itu mulai diabadikan melalui media kaos dengan brand Reng Tani. Brand ini didirikan oleh Junaidi, yang juga owner Happy Koffie. Didirikannya kaos dengan desain bertemakan tentang kopi ini bukan tanpa alasan.

Junaidi ingin, lewat kaos dengan brand Reng Tani, semua masyarakat utamanya pecinta kopi bisa mengenakannya dan memperkenalkan khasanah kopi nusantara, mulai dari kopi jenis arabika, robusta, dan ekselsa. Ada pula kopi liberika yang mulai jarang ditemukan.

Dengan memperkenalkan kopi lewat kaos, bisa memudahkan untuk memperkenalkan kopi nusantara. Kaos brand Reng Tani yang diproduksi ini bahannya combed cotton, dengan kualitas premium. Soal harga sangat terjangkau. Untuk satu desain kaos, diproduksi hanya 12 pcs (1 lusin) dengan ukuran L, XL, XXL dan beberapa kombinasi warna. Satu kaos harganya Rp 65.000.

Bagi Junaidi, kaos brand Reng Tani itu bisa menjadi alat yang efektif untuk mempromosikan kopi Indonesia. Seperti halnya saat dia memproduksi kopi arabika dengan merk Happy Koffie, yang bisa menghubungkan 2 orang atau lebih.

Dengan kaos desain kopi di bawah brand Reng Tani, bisa membuat orang yang dulunya tidak saling kenal menjadi kenal. Itulah esensi yang ingin dia bentuk sekarang ini melalui brand kaos Reng Tani dan Happy Koffie.

Kualitas bagi Junaidi adalah nomor satu. Makanya, dia tidak ingin kaos yang diproduksinya memakai bahan sembarangan. Pemilihan bahan dan proses produksi cukup selektif dan hati-hati. Karena dia tidak ingin mengecewakan pelanggan yang selama ini mempercayai produknya.

Mengenai permintaannya, saat ini kaos dengan brand Reng Tani sudah dikirim ke berbegai daerah. Dari wilayah Jawa Timur sampai ke luar pulau seperti Kalimantan, Flores, hingga mengirim ke Malaysia.

Walau tidak menyebut omzetnya per hari, tapi Junaidi yakin dengan kepercayaan pelanggan usahanya akan terus berkibar. Sebab, pelanggannya adalah nafas usahanya. Tanpa pelanggan, usahanya bukan apa-apa.

Untuk informasi lebih lanjut tentang kaos brand Reng Tania tau Happy Koffie, bisa menghubungi di nomor 081231224497 atau 081703702467. Informasi juga bisa di email di cipta_alamterpadu@yahoo.com . (*)

Kaos 3 dan lengan merah

Model kaos brand Reng Tani

Wartaagro.com – Reng Tani. Bagi sebagian masyarakat, Reng Tani kurang familiar. Ya, memang Reng Tani yang merupakan gabungan dari Reng (orang) dan Tani (petani) ini baru saja didirikan oleh Junaidi.

Bermaksud memperkenalkan pertanian di Indonesia, Junaidi kemudian mendirikan produk fashion (fesyen) berupa kaos dengan brand Reng Tani. Bersama mitranya, dia ingin menyampaikan lewat media kaos itu bahwa pertanian di Indonesia cukup potensial untuk dikembangkan oleh pemudanya.

Kaos brand Reng Tani yang diproduksi sifatnya terbatas tapi berkualitas, artinya tiap 1 desain hanya diproduksi sebanyak 12 pcs dengan ukuran mulai M, L, XL, XXL. Desain yang diambil kebanyakan tentang kopi. Maklum saja, karena Junaidi juga memproduksi kopi dengan merk Happy Koffie.

Mengenai bahannya, Junaidi cukup selektif. Sesuai selera pasar, bahan kaos yang digunakan premium quality atau standar distro (combed cotton). Selama ini, bahan combed cotton ini dikenal sebagai bahan yang nyaman untuk dipakai, dan mampu menyerap keringat serta dingin saat digunakan.

Baru sebulan berdiri, permintaan terhadap kaos brand Reng Tani datang dari berbagai kalangan. Mulai dari kalangan pengusaha, komunitas, bahkan pemerintahan. Tiap hari, setidaknya dia mampu menjual lebih dari 1 lusin kaos brand Reng Tani.

Berapa harganya ? Soal harga kaos brand Reng Tani cukup terjangkau. Jika membeli eceran, 1 kaos seharga Rp 65.000 (all size). Sementara untuk kaos lengan panjang, harganya beda tipis, yakni Rp 68.000 per pcs.

Harga itu akan lebih murah jika membeli dalam jumlah banyak (partai). Minimal pembelian 1 lusin, maka akan ada potongan khusus. Junaidi berkata, pernah dia mengirim kaos 7 pcs ke luar Samarinda.

Disana, kaos itu kemudian dijual lagi dengan harga Rp 75.000 per pcs. Dengan harga segitu, pembeli disana cukup antusias. Karena rata-rata harga kaos dengan model yang sama bisa sampai Rp 80.000, bahkan ada yang harganya Rp 100.000 lebih.

Tidak hanya di Samarinda, dia juga pernah mengirim kaos brand Reng Tani ke Jember, Madura, dan beberapa daerah lagi. Dia pun optimis, meski persaingan di bisnis distro ini kian ketat, tapi dengan jaringan usaha serta pelayanan yang bagus kepada pelanggan dengan tidak mengindahkan kualitas, maka brand Reng Tani akan semakin dikenal oleh masyarakat.

Ke depan, dia sudah menyiapkan tempat khusus untuk workshop atau ruang pamer. Disana, selain kaos juga ada varian kopi dari berbagai nusantara yang akan didisplay. Tentunya, kopi dengan merk Happy Koffie akan memenuhi ruang etalase.

Ada pula buku-buku tentang pertanian, perkebunan, dan pengetahuan tentang kopi. Dengan workshop itu, diharapkan pengetahuan masyarakat tentang kopi akan kian bertambah.

Untuk pemesanan bisa menghubungi 081231224497 atau 081703702467 atau email cipta_alamterpadu@yahoo.com (*)

IMG_20160513_204547

Logo Reng Tani, brand kaos

Pengalaman adalah cerita terbaik untuk dituliskan. Demikian sepenggal paragraf yang sempat saya dengar dari salah satu pengusaha, dalam perbincangan di suatu malam di pinggiran Kota Surabaya.

Pengalaman dalam mendirikan usaha bagi saya ibarat pelangi, yang terdiri beragam warna. Ada merah, kuning, hingga hijau. Pernah dikhianati, ditinggal rekan saat merintis usaha, sampai ditipu. Namun hal itu tak membuat saya kendur untuk mencapai sesuatu yang telah saya tulis, kemudian diceritakan.

Salah satu yang ingin saya ceritakan saat ini adalah lini usaha saya, yaitu #RengTani. Sekilas membaca kata #RengTani akan menjurus kepada sektor pertanian. Memang benar, #RengTani adalah brand di bidang fashion (fesyen).

Istilah ini diambil dari 2 kata, Reng yang berarti Oreng (bahasa Madura, dalam Indonesia artinya Orang). Lalu Tani, yang artinya Petani. Dua kolaborasi kata ini menjadi #RengTani, yang dipakai sebagai brand souvenir tentang pertanian berupa kaos, muk, topi, dan lain sebagainya.

#RengTani lini bisnis yang saya rintis, disamping ada kopi premium dengan brand Happy Koffie. Awalnya memulai bisnis ini saya dibantu dengan seorang rekan, tapi seiring perjalanannya dia kemudian melepas begitu saja yang kami rintis.

Tampaknya Tuhan masih baik kepada saya, karena memberi petunjuk sebelum usaha #RengTani ini berjalan sampai jauh. Saya tidak ingin membatasi siapapun untuk ikut jadi tim saya merintis usaha ini. Saya ingin menjalani usaha ini seoptimal mungkin, berbagi rejeki dengan teman.

Dan ada kebanggaan tersendiri bagi saya, saat bisa berbagi dengan teman dan melihat mereka makmur dari hasil yang kami capai. Prinsip saya, ingin menjadi kaya bukan dari limpahan (warisan), tapi kaya dengan latihan. Dengan begini, saya tidak akan pernah melupakan betapa kerasnya proses mendirikan suatu karya usaha ini.

Saya suka pertanian, dan terlibat terus dalam perkembangan pertanian di Indonesia. Karya #RengTani ini ingin saya dedikasikan ke pertanian di Indonesia, agar tetap maju dan tidak ditinggalkan pemudanya.

Dukungan teman-teman yang sudah menjadi pelanggan tetap #RengTani, team saya di usaha ini, yang membuat usaha ini bertahan. Perjalanan mengembangkan brand #RengTani ini kalau diibaratkan membaca buku masih berada di bab ketiga, dari 20 bab yang ada.

Masih banyak yang harus saya perbuat. Masih banyak yang harus saya baca, untuk bisa sampai kepada kesimpulan di bab terakhir. (Junaidi)

Untuk informasi seputar produk fashion #RengTani, bisa hub ptms40[at]gmail.com atau 0812 3122 4497